Cattedrale Vegetale, Katedral yang Terus Bertumbuh

Reading time: 1 menit
cattedrale vegetale
Cattedrale Vegetale rancangan Giuliano Mauri. Foto: Cattedrale Vegetale/inhabitat.com

Pernah melihat bangunan ibadah yang terbuat dari bahan alami seperti pohon? Di Bergamo, Italia terdapat sebuah katedral dengan rangka yang didalamnya terdapat pohon Hornbeam. Pepohonan tersebut dibiarkan tumbuh secara alami namun uniknya tumbuh secara terencana. Rangka aslinya dihancurkan dan menyisakan batang dan akar pepohonan.

Otak brilian di balik terbangunnya katedral ini adalah seniman asal Italia bernama Giuliano Mauri. Beliau wafat pada tahun 2009 sehingga pembangunan katedral ini sempat terhenti. Hingga kemudian anak dari Giuliano Mauri turun tangan meneruskan tradisi kesenian ayahnya.

cattedrale vegetale

Cattedrale Vegetale dibangun dari pepohonan hidup. Foto: Cattedrale Vegetale/inhabitat.com

Bangunan katedral ini terdiri dari lima lorong bergaya Basilica dan terbuat dari 42 kolom penyangga. Setiap kolom terbuat dari kayu chestnut dan cabang kayu hazel yang dianyam. Di dalamnya, pohon Beech tumbuh dengan bentuk sesuai rancangannya. Pohon-pohon ini butuh puluhan tahun untuk menjadi besar. Maka tidak heran jika katedralnya juga akan tumbuh dan terus berubah sepanjang tahun.

Karena terbuat dari pohon-pohon yang masih tumbuh, katedral bernama Cattedrale Vegetale ini dianggap sebagai sebuah katedral yang hidup dan bernafas. Proyek ini mengubah pemikiran terhadap katedral tradisional dan ruang yang terus berubah dan selalu berevolusi. Di antara begitu banyak katedral tradisional di Roma dan Milan, pohon-pohon yang dipakai di katedral ini masih hidup dan akan tetap tumbuh, membentuk ruang, dinding dan langit-langit di katedral tersebut.

Penulis: NW/G15

Top