The Ocean Plastic Mouse, Mouse Berbahan Sampah Plastik Laut

Reading time: 2 menit
Mouse besutan Microsoft ini berbahan sampah plastik. Foto: Microsoft

Raksasa perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft, pada September lalu telah meluncurkan produk terbaru mereka berupa mouse ramah lingkungan. Tidak seperti mouse pada umumnya, kali ini perusahaan tersebut menciptakan mouse yang terbuat dari sampah plastik laut. Adapun nama dari produk terbaru tersebut yaitu The Ocean Plastic Mouse.

“Para ilmuwan memperkirakan ada lebih dari delapan juta metrik ton sampah plastik yang terdapat di lautan. Pada tahun 2050, satu studi memperkirakan akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan dunia,” tulis Microsoft dalam situs resmi mereka.

Tim produk dan teknik di Microsoft lalu mencari cara untuk memanfaatkan sampah plastik laut. Mereka kemudian mengolah sampah plastik itu menjadi The Ocean Plastic Mouse.

Situs resmi Microsoft menyebut, mouse ini terbuat dari 20 persen plastik laut daur ulang. Perusahaan tersebut mengakui bahwa membuat mouse yang sepenuhnya terbuat dari sampah laut merupakan hal yang cukup mustahil.

Membuat perangkat mouse dengan menggunakan 100 persen plastik PET daur ulang tidak mungkin untuk Microsoft lakukan jika dilihat dari sudut pandang kimia. Mengapa demikian, karena bahan tersebut tidak memenuhi spesifikasi mekanik dan keandalan. Menciptakan campuran resin yang menggabungkan plastik PET dan polikarbonat merupakan solusi dari permasalahan tersebut.

Untuk membuat mouse yang kokoh dan tahan lama, Microsoft berinisiatif untuk mencampur sampah plastik laut dengan bahan lain untuk kemudian diolah menjadi biji plastik. Biji plastik tersebut nantinya akan mereka olah kembali menjadi sebuah mouse yang kokoh dan fungsional.

Kemasan The Ocean Plastic Mouse 100 Persen Recyclable

Guna menjaga kelestarian alam, Microsoft juga mengemas The Ocean Plastic Mouse dengan kemasan yang ramah lingkungan. Mereka mengemas mouse tersebut dengan kemasan yang bersifat 100 persen recyclable atau dapat kita daur ulang kembali sepenuhnya.

Kemasan tersebut sepenuhnya terbuat dari bahan organik berupa kayu dan serat tebu.  Ini merupakan wujud dari misi Microsoft untuk menjadi perusahaan yang sepenuhnya bebas jejak karbon dan bebas plastik sekali pakai pada tahun 2030.

“Tidak hanya kemasannya, mouse terbaru kami juga dapat kita daur ulang di akhir masa pakainya. Kami menawarkan fasilitas daur ulang di beberapa negara jika Anda ingin mendaur ulang produk kami,” tulis Microsoft.

Sebagai informasi, The Ocean Plastic Mouse merupakan mouse nirkabel yang dapat beroperasi dengan menggunakan Bluetooth 5.0. Perangkat tersebut memiliki desain yang simpel dengan bobot 84 gram, dan dapat menyala selama 12 bulan dengan menggunakan satu baterai AA.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Situs Resmi Microsoft

The Verge

 

Top
You cannot copy content of this page