Fans Iwan Fals Bekasi Gelar Aksi Pungut Sampah

Reading time: < 1 menit
Komunitas Orang Indonesia (OI) Kota Bekasi gelar aksi pungut sampah di hari bebas kendaraan bermotor. Kegiatan ini diharapkan dapat dijalankan rutin setiap dua minggu sekali. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Bekasi (Greeners) – Para pecinta musisi lagendaris Iwan Fals yang tergabung dalam komunitas Orang Indonesia (OI) melakukan gerakan pungut sampah di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) yang berlangsung Minggu pagi.

Ketua Badan Pengurus OI Kota Bekasi, Fendi Kurniawan, mengatakan, aksi yang pertama kalinya dilakukan oleh OI Bekasi ini didasari atas semakin malasnya masyarakat membuang sampah pada tempatnya.

“Sebenarnya masyarakat sadar, hanya saja malas membuang sampah pada tempatnya padahal sudah disediakan tempat sampahnya,” tutur Fendi saat ditemui oleh Greeners, Bekasi, Minggu (25/01).

Melalui gerakan yang mengusung tema “Aksi CFD Bersih Walikota Bekasi, Pungut Sampahnya Nikmati Car Free Day-nya” ini, Fendi berharap masyarakat dapat diedukasi akan pentingnya menjaga kebersihan.

Lebih jauh, Fendi mengungkapkan bahwa aksi pungut sampah ini juga terinspirasi dari konser “Fals Bersih” yang dilakukan oleh Iwan Fals beberapa waktu lalu. Ia merasa bahwa konser “Fals Bersih” mampu mengedukasi ribuan orang akan pentingnya menjaga kebersihan juga bisa diterapkan pada kegiatan CFD yang berlangsung setiap minggu.

Fendi berharap aksi pungut sampah dalam hari bebas kendaraan bermotor ini dapat dilaksanakan rutin setiap dua minggu sekali dan nantinya akan melibatkan masyarakat yang mengikuti CFD.

“Mungkin belum sampai ke tahap bersih 100 persen ya. Tapi, paling tidak ada gerakan moral yang memperhatikan kebersihan Kota Bekasi ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, sebelumnya komunitas OI Bekasi juga pernah melakukan pelatihan pengelolaaan sampah mandiri dan workshop pembuatan pupuk kompos di rumah dinas Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu. Peserta pelatihan tersebut berasal dari Rukun Warga yang ada di Kota Bekasi.

Dalam pelatihan tersebut, Ahmad Syaikhu menyatakan bahwa pengelolaan sampah di Kota Bekasi cukup memprihatinkan dan tidak bisa diselesaikan oleh pihak pemerintah daerah saja. Perlu ada kerjasama semua elemen masyarakat agar sampah bisa terkelola dengan baik.

(G09)

Top
You cannot copy content of this page