calendar
Jumat, 18 Januari 2019
Pencarian
proper 2018
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya memberikan penghargaan PROPER 2018 kepada 20 perusahaan peringkat PROPER EMAS dan 155 perusahaan PROPER HIJAU. Foto: KLHK

Anugerah PROPER 2018, Ketaatan Perusahaan terhadap Lingkungan Meningkat 87 Persen

Berita Harian

Jakarta (Greeners) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyerahkan Anugerah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Tahun 2018 kepada 20 perusahaan peringkat PROPER EMAS dan 155 perusahaan PROPER HIJAU. Salah satu pengharaan tersebut diberikan kepada Perusahaan Indonesia Power Bali karena memiliki program pemberdayaan dan konservasi lingkungan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

PROPER periode 2017 – 2018 ini diikuti sebanyak 1.906 perusahaan. Berdasarkan evaluasi Tim Teknis dan pertimbangan Dewan Pertimbangan PROPER, selain peringkat EMAS dan HIJAU ditetapkan peraih peringkat BIRU 1.454 perusahaan, MERAH 241 perusahaan, dan HITAM 2 perusahaan, serta 16 perusahaan dikenakan penegakan hukum dan 18 tidak beroperasi. Perusahaan-perusahaan yang mengikuti PROPER tersebut terdiri dari 905 perusahaan agroindustri, 560 manufaktur prasarana jasa, dan 441 pertambangan energi migas.

“Hasil penilaian PROPER tahun 2018 menunjukkan tingkat ketaatan 87% dan upaya hemat energi sebesar 273,61 juta Giga Joule, upaya awet air 306,94 juta m3, tahan emisi konvensional dengan total penurunan emisi sebesar 18,7 juta ton, tahan emisi GRK sebesar 306,94 juta ton CO2e, reduksi dan pemanfaatan limbah B3 dan limbah padat non B3 sebesar 16,34 juta ton dan 6,83 juta ton, serta penurunan beban pencemaran air limbah yang mencapai 31,72 juta ton” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (27/12/2018).

BACA JUGA: Labuan Bajo Kini Memiliki Pusat Daur Ulang Sampah 

Siti mengatakan, melalui PROPER perusahaan terus melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Inovasi yang pada tahun 2015 hanya tercatat 151 meningkat menjadi 542 pada tahun 2018. Penghematan biaya yang berhasil dilakukan oleh perusahaan mencapai Rp 925,241 triliun meningkat 16 kali lipat dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp. 53,076 triliun.

Di samping itu, mulai tahun 2018 ini, melalui PROPER juga telah dihitung kontribusi sektor usaha melalui upaya perbaikan lingkungan dan tanggung jawab sosial terhadap pencapaian SDGs.

Upaya-upaya perusahaan untuk memperbaiki kinerja pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan terhadap masyarakat dalam skala lokal tersebut sejalan dengan komitmen global untuk mencapai 17 tujuan SDGs. Dalam catatan PROPER tahun ini, lebih dari 400 perusahaan kandidat Hijau telah berkontribusi terhadap 17 tujuan pembangunan berkelanjutan. Kontribusi dunia usaha terhadap pencapaian 17 target SDGs tersebut dilaksanakan melalui 8.474 kegiatan dengan total anggaran Rp. 38,68 triliun.

BACA JUGA: ICEL Minta KLHK Merevisi Kebijakan Pembuangan Air Limbah PLTU Batu Bara 

Dalam penghargaan PROPER kali ini, Indonesia Power Bali mendapatkan PROPER Emas untuk pertama kalinya karena memiliki beberapa program lingkungan dan pemberdayaan yang sudah sesuai dengan pencapaian SDGs. Dihubungi oleh Greeners, Manager PT Indonesia Power UP Bali Igan Sumbawa Putra mengatakan bahwa Indonesia Power Bali telah melakukan banyak program khusus lingkungan dan inovasi lingkungan yang mampu melakukan resistensi dalam hal sumber daya di internal perusahaan maupun konservasi lingkungan.

“Selain itu, kami juga melakukan tangung jawab sosial program CSR dengan pemberdayaan masyarakat. Pertama, waste to energy dengan mengolah sampah menjadi pelet dan dipergunakan menjadi listrik dengan kemampuan listrik mencapai 40 kwh sebagai pengganti kayu bakar dan batubara di daerah Klungkung, Bali. Kedua, pemberdayaan masyarakat di ekowisata dengan konservasi tukik di Pantai Saba Asri, Bali. Ketiga, pemberdayaan kelompok ekowisata lembu putih di Gianyar, Bali karena lembu termasuk hewan langka yang ingin kita konservasi dengan baik. Terakhir, pemberdayaan kelompok ibu-ibu Serati, Banten di lokasi Ring 1 dekat dengan pembangkit listrik Pesanggaran,” ujar Igan kepada Greeners, Jumat (28/12/2018).

Igan mengatakan program-program itulah yang membawa Indonesia Power Bali mendapatkan anugerah PROPER EMAS di acara penganugerahan PROPER 2018. Ke depannya Indonesia Power Bali juga akan bekerjasama dengan beberapa pihak untuk melakukan inovasi pada program-program yang sudah dilakukan sebelumnya.

Penulis: Dewi Purningsih

Top