Baskom Berisi Air Garam Tidak Bisa Memancing Hujan

Reading time: 1 menit
Sumber: Ist.

Jakarta (Greeners) – Beberapa waktu belakangan, beredar pesan berantai yang mengimbau agar masyarakat meletakkan satu baskom air yang dicampur dengan garam untuk memancing hujan untuk membantu masyarakat di Sumatera dan Kalimantan yang sedang dilanda kebakaran hutan dan lahan.

Menanggapi pesan berantai tersebut, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menegaskan bahwa apa yang disampaikan dalam pesan berantai tersebut tidak benar dan tidak masuk akal. Menurutnya, penguapan air di lautan dan samudera yang ada di perairan Indonesia saja tidak mampu memproduksi uap air yang akan berkondensasi di atmosfer hingga membentuk awan-awan.

“Pesan berantai itu tidak masuk akal, mohon jangan disebarluaskan karena membodohi masyarakat. Justru malah seharusnya masyarakat menyebarluaskan berita agar jangan membakar hutan dan lahan lagi,” terangnya, Jakarta, Sabtu (24/10).

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andi Eka Sakya pun menanggapi isi pesan berantai tersebut. Andi menyatakan bahwa BMKG tidak pernah mengeluarkan imbauan agar masyarakat melakukan sebagaimana yang terisi dalam pesan berantai tersebut.

Imbauan agar meletakkan baskom berisi air pada siang hari tersebut, lanjut Andi, tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Penguapan air dari baskom yang terjadi (meskipun jumlah baskom berisi air dalam jumlah banyak) sangat jauh dari memadai bila dibandingkan dengan jumlah uap air hasil penguapan yang diperlukan untuk proses kondensasi pembentukan awan di atmosfer.

“Hujan yang terjadi di bumi sebagian besar berasal dari kondensasi uap air dari hasil penguapan di lautan,” jelas Andi.

Namun, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL) dr. H. Mohamad Subuh, MPPM, menyampaikan hal yang berbeda. Menurutnya, meletakkan air di dalam sebuah baskom mampu menarik partikel debu di udara yang masuk ke ruangan.

“Taruh air satu baskom itu mampu menarik partikel debu kotor di ruangan. Itu sangat bagus jadi tidak usah pakai air purifier (penyaring udara) lagi,” katanya.

Penulis: Danny Kosasih

Top