DNPI Desak Pemimpin Dunia Untuk Lakukan Aksi Nyata

Reading time: < 1 menit
Rachmat Witoelar. Foto: greeners.co

Jakarta (Greeners) – Dewan Nasional Perubahan Iklim menyatakan bahwa Indonesia akan mendesak para pemimpin dunia untuk lebih memerhatikan resiko perubahan iklim yang sedang terjadi.

Ketua Harian Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI), Rachmat Witoelar menyebutkan, bahwa dirinya akan berkata tegas untuk mengurangi resiko perubahan iklim dalam konferensi perubahan iklim di New York, Amerika Serikat, pada tanggal 21 September 2014 mendatang.

“Kita akan menuntut semua yang terlibat dalam konferensi ini untuk menjalankan apa yang telah menjadi komitmen dalam konferensi-konferensi sebelumnya,” ujar Rachmat saat dihubungi oleh Greeners, Jakarta, Rabu (17/09).

Menurutnya, sudah terlalu banyak pertemuan tingkat nasional maupun internasional yang dilakukan untuk mengatasi resiko perubahan iklim. Namun, menurutnya, masih sedikit realisasi yang dilakukan.

“Kita butuh aksi nyata, makanya kita akan mendesak seluruh pemimpin dunia di konferensi nanti,” katanya.

Sebagai informasi, pada bulan September ini, berbagai pemimpin negara-negara di dunia akan menghadiri sebuah konferensi mengenai perubahan iklim di New York. Beberapa pawai dan aksi dikoordinasikan secara massif oleh 350.org untuk mengawal konferensi ini.

Pawai dan aksi massal juga akan melibatkan dan memobilisasi komunitas lokal di negara-negara, seperti Filipina, China, Vietnam, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura untuk mengingatkan pada pemimpin dunia bahwa perubahan iklim bukan hanya kata-kata.

(G09)

Top
You cannot copy content of this page