Gerakan Pungut Sampah Untuk Bandung Juara

Reading time: < 1 menit
Walikota Bandung, Ridwan Kamil, bersama dengan pelajar melakukan Gerakan Pungut Sampah.

Bandung (Greeners) – Langkah Walikota Bandung, Ridwan Kamil, untuk menjadikan Bandung sebagai Kota Juara terus berlanjut. Kali ini, walikota yang penuh inovasi tersebut meluncurkan Gerakan Pungut Sampah.

Bertempat di Lapangan Tegalega, Bandung, pemerintah kota (pemkot) Bandung secara resmi meluncurkan Gerakan Pungut Sampah pada acara puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat kota Bandung, dengan menggerakan berbagai komunitas dan sekolah yang berada di kota Bandung pada Senin (23/06).

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Emil tersebut berharap, peringatan Hari Lingkungan Hidup mampu menggugah kesadaran warga Bandung untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup menuju kota Bandung juara yang bermartabat.

Gerakan pungut sampah diawali dengan pemukulan gendang oleh Emil. Nampak istrinya, Atalia Praratya Kamil, turut hadir beserta jajaran pemerintah kota Bandung lainnya.

Sembari membawa kantong sampah, Emil mengitari lapangan Tegalega untuk memungut sampah yang berserakan.

Dihadapan wartawan Emil menyatakan bahwa gerakan ini merupakan gerakan perubahan kultur warga Bandung agar tidak cuek terhadap kondisi lingkungan disekitarnya.

“Kuncinya, mulai dari pemimpinnya sampai warganya harus melakukan yang sama,” Tambah Emil.

Hari Senin, Rabu dan Jumat ditetapkan untuk menjalankan Gerakan Pungut Sampah selama 10 menit pada pagi hari sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. Khusus untuk pelajar, disediakan kantong sampah plastik yang mudah terurai untuk wadah penampung sampah. Kantong sampah tersebut disediakan di setiap sekolah.

“Setahun sekali kita ada hadiah, mulai dari makan malam bersama walikota hingga umroh,” jawab Emil saat ditanya reward yang diberikan bagi pengumpul sampah terbanyak dalam waktu satu tahun.

Dalam launching Gerakan Pungut Sampah ini sendiri, terkumpul sampah seberat 928,75 kilogram hanya dalam kurun waktu 30 menit. Sampah tersebut merupakan sampah yang berserakan di Lapangan Tegalega.

(Rifki A Fahmi)

Top
You cannot copy content of this page