Komunitas Earth Hour Malang Terus Kampanye Green Life Hingga April

Reading time: 2 menit
Komunitas Earth Hour Malang Terus Kampanye Green Life Hingga April

Malang (Greeners) – Sebanyak 15 komunitas di Malang, Jawa Timur, berkampanye hemat energi atau Earth Hour dengan menampilkan berbagai keunikan masing-masing. Pusat peringatan kampanye hemat energi ini dilakukan di halaman Mall Olympic Garden (MOG) Kota Malang, Sabtu (23/03/2013) malam.

Sebelum puncak peringatan dengan pemadaman lampu selama satu jam, berbagai acara digelar mulai dari pemilihan finalis putri hemat energi, hingga atraksi masing-masing komunitas yang turut berkampanye hemat energi.

Selain itu, pengunjung dan peserta juga tak mau ketinggalan foto-foto dengan latar tulisan logo Earth Hour 60+ selebar 4×3 meter. Sebagian dari mereka juga tak ingin melewatkan kesempatan berpose di foto boks yang disediakan panitia.

Pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB kawasan MOG dipadamkan, para peserta kampanye mulai melakukan aksi flash mob dengan berbagai variasi. Selain di kawasan MOG, lampu di sepanjang Jalan Ijen juga padam, kawasan Jalan Veteran dan Malang Town Square (Matos) juga mendukung aksi ini meski hanya 30 menit.

Koordinator Earth Hour Malang, Arfian Eka Wijaya, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kampanye hemat energi ini. Ia berharap masyarakat mulai menjalani hidup sehari-hari dengan menghemat energi seperti mematikan lampu yang tidak digunakan dan lain-lain. “Hemat energi bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja,” ujarnya ditemui di sela-sela peringatan Earth Hour, Sabtu (23/03/2013).

Menurutnya, kampanye Earth Hour tahun ini tidak hanya berhenti selama 60 menit saja atau pada saat peringatan tanggal 23 Maret. Earth Hour Kota Malang, kata Arfian, masih mempunyai rangkaian kegiatan hingga bulan April ke depan. Di antaranya sosialisasi green life ke sekolah-sekolah SMA di Kota Malang. Selain itu, pihaknya juga menyediakan box testimony di pintu masuk MOG. Warga Kota Malang bisa memberikan masukan ide, gagasan maupun kritik untuk pelaksanaan Earth Hour 2014.

Sementara itu, Fund Raiser Earth Hour Malang, Pandu Pramudya, mengatakan, momentum Earth Hour diharapkan menjadi awal bagi masyarakat untuk perubahan perilaku hemat energi. Menurutnya, selain dilakukan di dua mal besar di Malang, aksi pemadaman lampu selama satu jam juga dilakukan di Alun-alun Kota Batu, Jawa Timur.

Untuk di Kota Batu, peringatan Earth Hour baru tahun ini dilakukan, dan di Kota Malang sudah dua tahun berturut-turut dilakukan. Tahun lalu, puncak peringatan Earth Hour di Kota Malang di laksanakan di halaman Balikota Malang dan Universitas Brawijaya. Sedangkan tahun ini di pusatkan di MOG, serta Matos dan beberapa jalan utama di Kota Malang. (G17)

Top
You cannot copy content of this page