Menteri Siti Nurbaya: Negara Apresiasi Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Reading time: 3 menit
Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Jakarta (Greeners) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengapresiasi gerakan penanaman 100.000 pohon mangrove dan adopsi 800 terumbu karang yang dilakukan oleh puluhan komunitas mobil klasik bertajuk Thousand Car March pada ajang Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2015.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar kepada wartawan menyatakan bahwa dirinya secara khusus meyakini kalau kekuatan dari aktifitas komunitas untuk membangun nilai cinta pada lingkungan menjadi satu kelebihan yang harus mendapat apresiasi dari negara.

Untuk kegiatan Thousand Car March pada perhelatan IIMS 2015 ini sendiri, katanya sangat membantu negara, khususnya KLHK, melaksanakan upaya-upaya dalam rangka menyiapkan kondisi lingkungan hidup yang baik.

“Apalagi ini merupakan perintah konstitusi kepada negara bahwa harus menyiapkan lingkungan yang baik bagi rakyat,” tutur Siti usai menandatangani prasasti peresmian Aksi Pelestarian Lingkungan Hidup Komunitas Thousand Car March di dalam area IIMS 2015, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (30/01).

Selain itu, menanggapi isu pembatasan usia kendaraan bermotor yang tengah santer beredar di kalangan penggiat otomotif klasik, Siti menyatakan saat ini tengah mengkaji dan membahas hal-hal terkait sektor transportasi tersebut untuk persiapan konferensi perubahan iklim di Paris pada Desember mendatang.

“Sekarang, kan, ada yang namanya eco driving. Itu artinya sektor transportasi bisa berperan juga dalam menjaga lingkungan. Kalau soal pembatasan usia kendaraan, itu masih kita dalami bersama komunitas mobil klasik ini,” jelasnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menandatangani prasasti peresmian aksi pelestarian lingkungan hidup komunitas Thousand Car March yang berada di area IIMS, Jiexpo, Jakarta, Minggu (30/08). Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menandatangani prasasti peresmian aksi pelestarian lingkungan hidup komunitas Thousand Car March yang berada di area IIMS, Jiexpo, Jakarta, Minggu (30/08). Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Di tempat yang sama, Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh mengatakan bahwa Thousand Car March ini pertama kali diadakan di Indonesia. Melalui komunitas ini, ia meyakinkan semua pihak bahwa komunitas mobil klasik mampu merawat mobil-mobilnya dengan baik tanpa harus takut mencemari udara karena kapasitas mesin yang besar.

“Mobil-mobil yang ikut pada aktifitas ini ada yang dari tahun 40an dan masih terawat dengan baik,” tambahnya.

Berkaitan dengan kegiatan penanaman mangrove dan adopsi karang yang bekerjasama dengan Greeners.co ini, Hendra yang akrab disapa Kohen ini menyatakan kalau komunitas mobil klasik juga bisa berkontribusi untuk memperbaiki lingkungan hidup.

Humas Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI), Samudra pun meyakinkan bahwa mobil-mobil klasik yang menjadi kembanggaan para komunitas tidak akan mencemari lingkungan karena mobil-mobil koleksi tersebut tidak digunakan setiap hari.

“Kita kan tidak beraktifitas dengan mobil klasik, jadi enggak perlu takut untuk mencemari udara,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya, pada Sabtu (22/08) lalu, Staf ahli Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah KLHK, Ilyas Asaad meresmikan kegiatan Thousand Car March. Hari ini, Minggu (30/08) Menteri KLHK Siti Nurbaya menandatangani prasasti peresmian aksi pelestarian lingkungan tersebut.

Thousand Car March adalah kegiatan spektakuler yang menjadi agenda tahunan IIMS berupa konvoi yang melibatkan lebih dari 1.000 mobil. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi komunitas dan klub mobil terbesar di Indonesia.

Tujuan utama Thousand Car March adalah tentang kepedulian komunitas dalam hal lingkungan hidup. Kegiatan ini memberikan donasi kepada lembaga-lembaga pelestarian lingkungan hidup melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan.

Ada kurang lebih 30 klub dan komunitas yang terlibat dalam kegiatan ini. Mobil yang berpartisipasi berasal dari beragam kategori, mulai dari Klasik, Hot Rod, dan Custom, dan dari tahun termuda produksi 1995 hingga mobil-mobil pre-War (1945 ke atas).

Klub yang ikut menjadi peserta antara lain, PPMKI, MB Club Ina, JHCC, BMWCCI [TBC], VW Indonesia [TBC], Triple C, IARC, MOC, BARTARD DRIVER, Dudi Njend, SGF, TKKI, E80 Community, Bright, Old Datsun Indonesia, Rif, KIKOFAM, HAE Community, NDCI, Fordline, CIC, TCI, MRC, AERO, Civic Oldskool Ind, CCC, Ketombe, BCRC, Station Wagon Enth, dan Red Car Community.

Penulis: Danny Kosasih

Top