Pertamina Klaim Pertalite Ramah Lingkungan, LSM Menilai Sebaliknya

Reading time: < 1 menit
Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Jakarta (Greeners) – PT Pertamina Persero mengaku sudah siap untuk meluncurkan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru dengan nama Pertalite pada awal bulan Mei 2015 ini. Vice Presiden Corporate Communication dari Pertamina, Wianda Pusponegoro menyebutkan bahwa produk baru ini memiliki kualitas kadar oktan antara 90 sampai 91, yang artinya lebih tinggi dari Premium yang beroktan 88 dan lebih rendah dari Pertamax yang beroktan 92.

Wianda mengaku kalau keunggulan produk BBM baru tersebut antara lain lebih bersih ketimbang Premium. Ini karena BBM tersebut memilik Research Octant Number (RON) di atas 88 yang terkandung dalam Premium.

“Lalu juga keunggulan lainnya itu Pertalite dibanderol dengan harga yang lebih murah ketimbang Pertamax dengan kadar RON 92,” jelasnya, Jakarta, Senin (04/05).

Namun di lain pihak, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin menilai BBM jenis baru tersebut masih belum masuk hitungan yang ramah lingkungan.

Menurut Ahmad, dalam UU No. 32 Tahun 2009 tertuang aturan tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menetapkan kalau Vehicle Emission Standard itu ada pada Euro 2 atau RON 91.

Bahkan, kepada Greeners, pria yang akrab dipanggil Puput tersebut mengungkapkan bahwa RON 90 yang dibawa Pertalite tidak ada di pasar dunia. Oleh karena itu, ia pun menganggap bahwa rencana Pertamina dalam memproduksi Pertalite hanya alasan untuk mencari keuntungan semata tanpa melihat kualitas mesin kendaraan.

“Di pasar minyak, RON 90 itu tidak ada, kenapa masih bilangnya Pertalite itu RON 90?” tukasnya.

Penulis: Danny Kosasih

Top
You cannot copy content of this page