Beechwood Sickener, Beracun Bagi Manusia Tapi Disukai Siput

Reading time: 2 menit
Jamur beechwood sickener terasa pahit dan panas jika dikonsumsi. Foto: Inaturalist

Russula mairei atau beechwood sickener ialah jamur beracun yang rapuh dan berwarna merah dari famili Russulaceae. Memiliki beberapa nama sinonim yakni Russula nobilis, Russula fageticola Melzer ex S. Lundell, dan Russula mairei var. fageticola Romagn.

Pertama kali ahli mikologi Ceko, Josef Velenovský mendeskripsikannya pada tahun 1920 dengan nama Russula nobilis, yang hingga kini juga masih digunakan. Sebelumnya jamur beechwood sickener dikenali sebagai spesies yang sama dengan the sickener (Russula emetica). Namun kini keduanya dianggap spesies yang berbeda.

Rapuh dan Mudah Rusak Ketika Disentuh

Jamur beechwood sickener memiliki tudung berdiameter 3 hingga 9 cm, bertekstur halus, tak bergaris, dan berwarna merah terang atau merah muda. Umumnya tudung tersebut akan tetap cembung hingga tua. Ketika basah, tudungnya terasa lengket jika disentuh dan saat kering warnanya berubah menjadi kusam.

Salah satu ciri khas jamur ini ialah lamellanya yang sangat rapuh dan mudah rusak ketika disentuh. Berwarna putih dan tersusun padat, terkadang dilengkapi dengan semburat kehijauan. Sementara bagian batangnya berdiameter 10 hingga 15 mm dengan tinggi sekitar 20-40 mm.

Batang tersebut berwarna putih halus dan sedikit berbuku-buku, dagingnya berwarna putih, dan tidak memiliki cincin batang. Spora jamur ini berbentuk bulat telur, berukuran 7-8 x 6-6,5µm, dan berwarna putih.

Ektomikoriza di Bawah Pohon Beech

Dapat kita temukan di bawah pohon beech dan merupakan ektomikoriza yang muncul di bulan Agustus hingga November. Umum dan tersebar luas di daratan Eropa, beberapa negara Amerika Utara dan Asia.

Beechwood Sickener Beracun Bagi Manusia

Jamur beechwood sickener terasa pahit dan panas jika dikonsumsi. Selain itu dapat juga menyebabkan keracunan dengan gejala awal mual dan muntah, disertai sakit perut hingga diare. Meskipun begitu keracunan jamur ini tidak fatal, kecuali pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh terganggu dan anak kecil.

Berbagai sumber mengatakan jika memasak jamur ini dengan baik dan benar dapat menghilangkan sebagian racunnya. Namun sebagian besar pihak berwenang masih memperlakukan jamur ini sebagai spesies beracun yang tak boleh manusia konsumsi.

Biarpun rasanya tak enak, banyak serangga menghindari jamur ini, namun tidak berlaku bagi siput! Karena mereka sangat menyukai konsumsi jamur beechwood sickener.

Taksonomi Beechwood Sickener

Penulis : Anisa Putri

Editor : RIK

Top