Kadal Panama, Si Lidah Biru yang Akrab dengan Manusia

Reading time: 2 menit
Kadal berlidah biru ini akrab dengan manusia. Foto: Freepik

Termasuk dalam keluarga Scincidae, kadal panama memiliki nama ilmiah Tiliqua gigas. Seperti halnya namanya, spesies ini memiliki ciri khas berupa lidahnya yang berwarna biru.

Lidahnya yang berwarna biru seolah tampak beracun. Padahal sama sekali tidak. Bahkan, spesies ini cepat akrab dengan manusia.

Spesies ini tak hanya ada di Indonesia bagian timur, tapi juga Australia. Sejak lama suku Aborigin akrab dengan kadal panama ini. Buktinya, banyak gambar kadal lidah biru di goa-goa Australia. Bahkan, mereka juga punya legenda tersendiri tentang si kadal berwarna biru ini.

Morfologi dan Ciri-Ciri Umum Kadal Panama

Spesies kadal panama memiliki tubuh yang memanjang dengan anggota tubuh yang sangat kecil seperti halnya ciri khas kadal pada genusnya. Panjang tubuh kadal ini mencapai 46-61 sentimeter, dengan berat mencapai 1 kilogram.

Mereka terkenal karena ekornya yang lebih tipis dan memanjang. Ini sekaligus menghindari dalam brumasi musiman karena mengatur siklus perkembangbiakan pada musim hujan dan kemarau.

Tiliqua gigas gigas memiliki ciri khas tersendiri, yakni yang paling tropis dan memiliki ekor paling kurus. Mereka memiliki anggota tubuh yang padat, gelap, atau hampir gelap.

Sementara Tiliqua gigas evanescens memiliki ciri khas lain yakni bercak pada bagian tungkainya. Satu garis tengah di belakang lehernya, dan memiliki garis tubuh yang sangat tipis. Mereka juga memiliki ekor terpanjang.

Tiliqua gigas keyenesis mempunyai ciri khas berupa bintik-bintik di seluruh tubuh, termasuk bintik-bintik di seluruh wajah. Lidah Biru Utara Australia Tiliqua scincoides intermedia diakui sebagai yang terbesar dari semua spesies dan subspesies.

Kadal panama termasuk berdarah dingin dan pemakan segalanya. Saat tengah berjemur di bawah sinar matahari, ia biasanya memangsa serangga, siput, hingga daging sisa hewan lain. Namun, biasanya ia juga makan bunga dan buah-buahan dari pohon.

Habitat dan Distribusi Penyebaran 

Kadal panama biasanya ditemukan di hutan hujan, di penangkaran, dan membutuhkan kelembapan tinggi.

Saat ini terdapat tiga subspesies Tiliqua gigas, dan menyebar di banyak daerah. Subspesies pertama adalah Tiliqua gigas gigas, lokalitas paling banyak dan paling baru daripada yang lain dan menyebar Halmahera, Indonesia klasik, Sorong, Aru, Jayapura, Manokwari, dan Ambon.

Subspesies kedua adalah Tiliqua gigas keyensis, biasanya sebagai kadal berlidah biru Pulau Kei. Terakhir, ada Tiliqua gigas evanescens yang sebagai kadal berlidah biru Merauke.

Taksonomi Kadal Panama (Tiliqua gigas)

Penulis: Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

Top

You cannot copy content of this page