Kurma, Tanaman Panjang Umur Dari Timur Tengah

Reading time: 2 menit
Foto: ist.

Bulan Ramadhan bagi umat Muslim sangat istimewa karena di bulan inilah mereka menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Pada bulan ini pula, buah kurma menjadi ‘buah wajib ada’ saat berbuka. Yuk, mari kenali kurma lebih dekat.

Tanaman kurma tidak diketahui asalnya karena sudah dibudidayakan sejak lama. Namun, peneliti memperkirakan tanaman ini berasal dari sekitar Teluk Persia. Kurma memiliki nama latin Phoenix dactylifera dan masuk dalam tanaman palma (Arecacea) dimana buahnya dapat dikonsumsi. Pohon ini dapat mencapai tinggi hingga 30 meter dengan diameter batang sekitar 50 sentimeter dan panjang pelepah lebih dari 5 meter.

Foto: ist.

Pohon kurma diperkirakan memiliki 100 tahun masa produktif. Foto: ist.

Tidak seperti pohon palem pada umumnya, bunga kurma dapat memiliki dua atau tiga mahkota, meskipun biasanya hanya ada satu. Bunga kurma bergerombol dan memanjang. Pohon kurma terbagi menjadi tanaman jantan dan betina. Tanaman jantan memiliki bunga berwarna putih dan mengeluarkan wangi khas. Sedangkan bunga betina berukuran lebih kecil dan berwarna kekuningan atau krem. Pada perkebunan modern, penyerbukan dilakukan secara manual atau dengan bantuan manusia. Untuk satu tanaman jantan diperkirakan dapat menyerbuki 100 tanaman betina.

Buah kurma kaya akan nutrisi. Buah kurma berbentuk lonjong dan jika telah matang biasanya berwarna oranye, namun ini tergantung varietas budidaya. Untuk mendapatkan buah yang berkualitas, petani kurma menipiskan tandan kurma dan membungkusnya sebelum matang supaya buahnya bisa tumbuh menjadi lebih besar dan terlindung dari cuaca dan hama.

Foto: ist.

Sebanyak 340 dari 2.000 varietas kurma tumbuh di wilayah Arab Saudi. Foto: ist.

Pohon kurma diperkirakan memiliki 100 tahun masa produktif. Hal ini tidak hanya menjadikan kurma salah satu pohon tertua yang dapat di pelihara tetapi juga memiliki nilai ekonomi-sosial yang tinggi. Dikutip dari laman Nature, budidaya pohon kurma pertama kali tercatat sekitar 3.700 SM di daerah antara sungai Efrat dan Nil (Maisonneuve and Larose, 1973).

Di Arab Saudi, pohon kurma juga merupakan tanaman yang sangat penting. Lebih dari 10% jumlah pohon kurma yang ada di dunia berada di Arab Saudi, dan negara ini memenuhi 14% kebutuhan buah kurma global. Sekitar 340 dari 2.000 varietas kurma tercatat yang ada di dunia tumbuh di wilayah ini.

Tanaman kurma termasuk tanaman gurun yang terbiasa hidup pada kondisi kelembapan rendah dan udara kering. Tanaman asli Afrika Utara dan Timur Tengah ini kini dibudidayakan di wilayah barat dan selatan Asia, termasuk Afganistan, Pakistan dan India. Kurma juga sudah diperkenalkan di wilayah utara Mediterania dan selatan Amerika. Di Indonesia yang mayoritas wilayahnya memiliki kelembapan tinggi, tanaman kurma belum berkembang dengan baik.

(G08)

Top

You cannot copy content of this page