5 Tips Eco-Friendly untuk Merawat Hewan Peliharaan

Reading time: 2 menit
Foto: Shutterstock

Bagi sebagian orang, memiliki hewan peliharaan di rumah dapat memberikan kegembiraan yang luar biasa. Bermain dengan hewan kesayangan juga dapat menjauhi kita dari rasa penat dan kesepian, terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. Tak heran jika dewasa ini begitu banyak masyarakat memilih untuk memelihara beberapa ekor hewan peliharaan di rumah.

Meskipun terdengar menyenangkan, merawat hewan rupanya tidaklah semudah kedengarannya. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan ketika merawat hewan kesayangan kita. Jika tidak dilakukan secara benar, merawat hewan peliharaan rupanya dapat meninggalkan jejak sampah dalam jumlah yang cukup tinggi.

Namun, jangan cemas dulu. Hal tersebut tentu tidak akan terjadi jika kita tahu tips apa saja yang harus kita lakukan ketika merawat hewan peliharaan. Inilah lima tips eco-friendly untuk merawat hewan kesayanganmu yang telah Greeners rangkum dari berbagai sumber.

1. Membuat Sendiri Makanan untuk Hewan Peliharaan

Membuat sendiri makanan untuk hewan peliharaan? Mengapa tidak! Jika Sobat Greeners memiliki waktu luang, tidak ada salahnya untuk mencoba hal ini. Dengan membuat sendiri makanan untuk hewan kesayangan, kita dapat menghemat penggunaan plastik lho! Selain itu, makanan hewan yang kita buat sendiri tentu saja memiliki kandungan nutrisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan makanan hewan kemasan.

2. Bersihkan Kotoran Hewan Peliharaan dengan Kantong Biodegradable

Saat kita mengajak hewan peliharaan untuk berjalan-jalan, terutama saat mengajak anjing, pastikan untuk selalu membawa kantong biodegradable untuk berjaga-jaga. Kantong tersebut dapat kita gunakan untuk membersihkan kotoran mereka. Dengan menggunakan kantong yang mudah terurai, tentu saja kita dapat mengurangi produksi sampah plastik yang berbahaya.

3. Cari Alternatif dari Pasir Kucing

Memelihara kucing identik dengan penggunaan pasir kucing dalam jumlah yang cukup banyak. Pasir kucing sendiri berguna sebagai “toilet” bagi hewan tersebut. Namun sayang, sebagian besar pasir kucing kurang ramah lingkungan dan tidak dapat terurai dengan baik di alam. Untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat memilih “pasir kucing” yang terbuat dari serbuk kayu, kertas bekas, atau dari ampas kedelai.

4. Pilih Mainan yang Tidak Mudah Rusak

Seperti manusia, hewan peliharaan juga bisa merasa bosan. Maka dari itu, tak jarang kita memberikan mainan untuk menghibur mereka. Supaya mainan yang kita berikan tidak mudah rusak dan tidak mudah berubah menjadi sampah, pastikan untuk memilih mainan dengan kualitas yang baik. Selain itu, pilihlah mainan yang terbuat dari bahan alami seperti karet alam, rami, atau kapas.

Jika ingin lebih berhemat, kita juga bisa membuat sendiri mainan untuk hewan peliharaan. Kita bisa membuat mainan dengan memanfaatkan barang bekas seperti kardus bekas, kertas bekas, dan masih banyak lagi. Berkreasilah!

5. Gunakan Cairan Pembersih yang Ramah Lingkungan

Untuk memandikan hewan peliharaan, gunakan cairan pembersih seperti sabun atau sampo khusus yang ramah lingkungan. Hindari penggunaan cairan pembersih yang mengandung terlalu banyak bahan kimia. Selain dapat mencemari lingkungan, bahan kimia tersebut juga dapat membahayakan kesehatan si hewan itu sendiri.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Euronews

Eco Warrior Princess

Top
You cannot copy content of this page