6 Cara untuk Mengurangi Konsumsi Makanan Olahan

Reading time: 2 menit
Foto: Shutterstock

Mengonsumsi makanan maupun minuman olahan seperti buah-buahan kaleng, makanan beku, dan juga minuman kemasan memanglah praktis dan dapat menghemat waktu. Meksipun demikian, terlalu sering mengonsumsi makanan olahan rupanya dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan lho! Beberapa dari makanan tersebut sarat akan bahan aditif seperti garam, gula, pengawet, dan juga pewarna buatan yang membahayakan kesehatan.

Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar, mengurangi konsumsi makanan dan minuman olahan merupakan salah satu langkah termudah yang dapat kita lakukan. Berikut adalah enam cara sederhana, berkelanjutan, dan realistis yang dapat membantu kita untuk perlahan-lahan menjauhi konsumsi makanan olahan.

1. Kurangi Konsumsi Makanan Olahan dengan Menyediakan Camilan Sehat

Bersantai sambil menikmati makanan ringan seperti keripik kentang atau permen memanglah terdengar menyenangkan. Namun jika kebiasaan tersebut terus-menerus kita lakukan, kesehatan tubuh Anda akan menjadi taruhannya. Guna mengurangi kebiasaan mencamil makanan olahan, usahakan untuk selalu menyediakan camilan sehat di dekatmu. Adapun camilan sehat yang dapat kita coba yaitu buah-buahan, kacang-kacangan, telur rebus, atau keripik sayur buatan sendiri.

2. Tukar Makanan Olahan dengan Biji-bijian Utuh

Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi asupan makanan dan minuman olahan adalah mulai menukarnya dengan makanan utuh yang lebih sehat. Mengonsumsi biji-bijian utuh alih-alih mengonsumsi produk olahannya merupakan salah satu contoh dari langkah sehat yang dapat kita lakukan. Daripada mengonsumsi makanan kaya proses seperti pasta kemasan, mie instan, atau tortilla, mulailah mengonsumsi biji-bijian utuh seperti gandum utuh dan nasi merah.

3. Berkreasilah di Dapur

Mengurangi konsumsi makanan olahan dapat kita mulai dengan cara berkreasi di dapur. Cobalah untuk memasak makanan favoritmu sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan segar yang ada. Dengan membuat makanan sendiri, Anda memiliki kendali penuh atas apa yang Anda taruh di piring.

4. Kurangi Hasrat Mengonsumsi Makanan Ringan dengan Minum Lebih Banyak Air

Rasa lapar dan haus terkadang menuntun kita untuk mengonsumsi minuman dan makanan olahan seperti snack atau minuman bersoda. Padahal, makanan dan minuman tersebut mengandung gula dan kalori yang tinggi tetapi rendah akan nutrisi penting. Guna menekan hasrat untuk mengonsumsi makanan atau minuman ringan, cobalah untuk minum lebih banyak air putih agar perut terasa lebih kenyang dan badan terasa lebih segar.

5. Ubah Rutinitas Belanja

Jauh lebih mudah untuk membatasi asupan makanan olahan jika Anda tidak memiliki persediannya di rumah. Maka dari itu, cobalah untuk mulai mengubah kebiasaan berbelanja makanan atau minuman ringan ketika Anda sedang pergi ke supermarket. Setiap kali Anda pergi berbelanja, mulailah penuhi keranjang belanjaanmu dengan makanan sehat seperti kacang-kacangan, buah-buahan, dan juga sayur mayur.

6. Lakukan Secara Perlahan

Merasa kesulitan untuk mengurangi konsumsi makanan olahan? Jangan khawatir, lakukan saja secara perlahan. Faktanya, membuat perubahan secara perlahan seringkali lebih efektif dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup kecil membantu membentuk kebiasaan jangka panjang dan membuat tindakan yang awalnya sulit menjadi lebih mudah seiring waktu.

Setiap minggu, cobalah bereksperimen dengan satu atau dua strategi yang tercantum di atas, lalu terapkan lebih banyak secara bertahap.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Healthline

Top
You cannot copy content of this page