Bahaya Mengintai di Balik Duduk Terlalu Lama

Reading time: 2 menit
Foto : istimewa

Hampir seluruh kegiatan dapat dilakukan dengan cara duduk, mulai dari bekerja, bersantai, bahkan bepergian. Tak heran jika posisi duduk berlama- lama nampaknya sudah menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan oleh masyarakat di masa kini. Bahkan, pekerja kantoran bisa menghabiskan waktu hingga 12 jam per hari hanya untuk duduk.

Meski tampak aman, duduk berlama-lama rupanya menyimpan segudang bahaya yang mengancam kesehatan tubuh. Leonie Heron dan Mark A. Tully, peneliti dari Queen’s University Belfast dan Ulster University, pada tahun 2018 membuat sebuah riset yang menunjukkan bahwa duduk terlalu lama telah menyebabkan 70 ribu angka kematian di Inggris di setiap tahunnya.

Menyeramkan sekali, bukan? Lantas, hal apakah yang menyebabkan ini begitu berbahaya bagi kesehatan? Dilansir dari situs Beaumont, saat kita duduk terlalu lama, aliran darah di dalam tubuh kita akan tersendat dan kemampuan tubuh untuk memproduksi lemak pun akan meningkat. Selain itu, kekuatan otot dan tulang pun akan berkurang.

Saat duduk terlalu lama, otak pun akan memproduksi hormon kortisol (hormon yang menyebabkan stress) dalam jumlah yang lebih banyak. Itulah yang telah menyebabkan aktivitas ini dapat memicu berbagai penyakit kronis yang berbahaya bagi kesehatan.

Foto : Wikimedia Common

Seorang ahli gizi asal Swedia, Joe Leech, M.S., R.D., menyatakan bahwa duduk terlalu lama dapat menyebabkan bermacam penyakit kronis. Obesitas, diabetes, dan serangan jantung adalah penyakit yang paling sering dikaitkan dengan kebiasaan ini.

Kurangnya gerak dapat menghambat proses pembakaran kalori di dalam tubuh, sehingga tubuh pun rentan mengalami obesitas. Selain itu, duduk terlalu lama juga dapat meningkatkan resistensi insulin, dan hal tersebut bisa menyebabkan penyakit diabetes tipe 2.

Dilansir dari Healthline, duduk terlalu lama juga dapat menyebabkan penyakit lain seperti leher dan pundak yang kaku, melemahnya otot kaki dan bokong, punggung membungkuk, depresi, varises, hingga kanker.

Selain dapat menyebabkan penyakit-penyakit di atas, sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of Leicester menunjukkan bahwa duduk dalam jangka waktu yang terlampau lama juga dapat memicu kematian dini.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang minim melakukan aktivitas fisik memiliki risiko 22-49% lebih besar untuk mengalami kematian dini. Angka presentase tersebut dapat meningkat jika dibarengi dengan kebiasaan buruk seperti rutin mengonsimsi junk food, merokok, dan mengonsumsi alkohol.

Lalu, apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh duduk terlalu lama?

Jangan lupa bergerak, saat situasi mengharuskan kita untuk duduk dalam waktu yang lama, usahakan untuk tetap melakukan aktivitas fisik selama minimal 1 jam per hari. Tidak usah melakukan aktivitas fisik yang berat, berjalan-jalan kecil juga sudah cukup. Selain itu, jangan lupa juga untuk beristirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan yang bergizi

Penulis: ARF

Top
You cannot copy content of this page