Bisnis “Hijau” Model Kembar Asia’s Next Top Model 5 Vali – Vera

Reading time: 2 menit
Foto : Dokumen Pribadi

Dua finalis Asia’s Next Top Model 5 asal Indonesia, Valerie Krasnadewi dan Veronika Krasnasari memiliki kepedulian khusus terhadap isu lingkungan hidup. Model kembar ini bahkan sudah menganggap isu lingkungan sangat penting utamanya mengenai timbulan sampah.

Veronika mengatakan, “Ketika mendengar isu lingkungan, ini tuh bukan hanya isu lingkungan. Tapi isu yang makin lama akan makin membesar, bisa jadi isu negara, lalu isu negara bisa menjadi isu dunia. Buat gue isu lingkungan itu isu dunia, karena bumi ini cuma satu dan kita belum punya pilihan pindah ke dunia lain. Jadi ini isu yang sangat penting,” buka Vera dalam wawancara via telepon.

Atas kepedulian diatas, model kembar yang tergabung dalam #TEAMTWNS ini sepakat membuat bisnis yang juga membawa misi untuk turut serta menyelamatkan lingkungan.

Perhatian khusus terhadap isu sampah plastik ini akhirnya diwujudkan pada brand TWNSECO yang menjual stainless steel straw dengan varian warna yang sangat mudah dibawa kemana-mana.

“Alasan membuat TWNSECO salah satunya adalah karena gue udah mulai dari diri gue sendiri untuk aware dengan lingkungan, jadi gue pengen orang lain merasakan hal yang sama juga. Kayak dulu nenek moyang kita gak perlu pake sedotan, lalu tiba-tiba muncul sedotan dan inovasi-inovasinya yang sama sekali tidak memikirkan efeknya ke lingkungan,” cerita Vera.

Beberapa contoh produk TWNSECO yang dipasarkan via online-shop. Foto : TWNSECO

“Untungnya sekarang sudah mulai banyak perusahaan yang ikut movement anti sedotan ini.” katanya lega.

Vali menambahkan, “Cara kita selain dengan bisnis ini adalah membuat konten yang secara halus membahas tentang isu lingkungan. Sejalan aja sih dengan bisnis TWNSECO ini. Kalau seseorang udah passionnya tentang sesuatu, pasti diceritain ke orang-orang, jadi kita hanya mengikuti saja.”

Produk TWNSECO bisa didapatkan di beberapa toko online dan juga sosial media. “Promo kita gak hanya lewat sosial media, tapi setiap kita ketemu orang pasti kita akan ngebahas tentang masalah isu lingkungan ini jadi orang-orang bisa lebih paham akan lingkungan ini.” jelas Vali.

Bagi kedua model kembar ini, menjaga lingkungan itu sama saja seperti menjaga diri sendiri. “Jika lingkungan rusak kita pasti akan terpengaruh, manusia juga akan rusak. Karena kalau lingkungan rusak, berarti akan munculnya polusi udara, polusi air, kita akan tercemar dan akan bikin kita sakit juga. Jadi sebenarnya kalo masih ada orang yang gak peduli sama lingkungan berarti dia gak peduli sama diri sendiri.” tutupnya.

Penulis: Gina Arsita (kontributor)

Top
You cannot copy content of this page