Jangan Dibuang! Yuk Tanam Kembali 6 Limbah Sayuran Ini

Reading time: 3 menit
Foto: Shutterstock

Saat memasak sayuran, biasanya bagian yang tidak begitu penting pada sayur akan kita buang begitu saja. Meskipun terlihat sia-sia, sebenarnya limbah sayuran masih bisa kita manfaatkan kembali dengan cara ditanam ulang, lho. Menanam kembali limbah sayuran tentu saja dapat mengurangi jumlah sampah  yang kita hasilkan.

Selain dapat mengurangi jumlah sampah, menanam kembali limbah sayuran juga dapat membuat lingkungan rumah menjadi lebih hijau dan asri. Menanam kembali limbah sayuran tidaklah sulit kok, dan berikut adalah enam sayuran yang limbahnya dapat ditanam kembali.

1. Limbah Sayuran Bok Choy

Bok choy merupakan sayuran yang limbahnya dapat kita manfaatkan untuk ditanam kembali. Cukup dengan menyiapkan bonggol atau pangkal bok choy yang memiliki akar, mangkuk, dan air, sayur bok choy pun sudah siap untuk kita tanam ulang.

Untuk menanam kembali limbah sayuran  ini, letakkan pangkal sayur bok choy di dalam mangkuk. Setelah itu, tuangkan air ke dalam mangkuk hingga bagian akar terendam seluruhnya. Ganti air setiap hari selama satu minggu atau hingga muncul daun-daun baru. Apabila daun bok coy sudah terlihat tumbuh kembali, pindahkan bok coy ke dalam pot yang sudah kita beri tanah. Dalam jangka waktu kurang lebih lima bulan, sayur bok choy sudah siap untuk dipanen.

2. Limbah Sayuran Daun Wortel

Tak hanya buahnya saja, daun wortel yang sering kita sia-siakan enak juga untuk disantap, lho. Menanam kembali daun wortel sesungguhnya tidaklah sulit, karena kita hanya perlu menyediakan pangkal atau bagian atas pada wortel, mangkuk, dan air.

Untuk menanam limbah sayuran daun wortel, potong wortel lalu ambil bagian pangkalnya. Letakkan pangkal wortel di dalam mangkuk dengan bagian yang ditumbuhi daun menghadap ke atas. Setelah itu, isi mangkuk dengan air hingga pangkal wortel terendam setengahnya. Letakkan mangkuk di tempat yang terkena sinar matahari, dan ganti air di dalam mangkuk setiap hari. Ketika pangkal wortel sudah mulai ditumbuhi daun, pindahkan wortel secara hati-hati ke dalam pot atau lahan yang sudah kita isi dengan tanah. Daun wortel dapat kita konsumsi.

3. Seledri

Limbah dari sayuran yang memiliki wangi khas ini dapat kita tanam kembali dengan mudah. Siapkan saja pangkal seledri, mangkuk, dan air hangat, maka seledri pun sudah siap untuk ditumbuhkan kembali.

Untuk menanam ulang limbah sayuran seledri, potong seledri dan ambil bagian pangkalnya. Bilas pangkal seledri hingga bersih, lalu letakkan di dalam mangkuk atau wadah. Setelah itu, tuang air hangat ke dalam wadah hingga bagian akar terendam seluruhnya. Letakkan wadah di tempat yang terkena sinar matahari. Ganti air dalam wadah selama satu minggu berturut-turut, dan semprotkan juga sedikit air pada seledri. Setelah lima atau tujuh hari, daun baru akan muncul dan pindahkan seledri ke dalam pot yang sudah diisi dengan tanah.

4. Daun Bawang

Apakah kamu pernah mendiamkan bawang putih begitu saja hingga tahu-tahu sudah bertunas? Eits, jangan langsung dibuang. Bawang putih yang sudah bertunas dapat kita tanam kembali untuk diambil daunnya.

Untuk menanam limbah sayuran yang satu ini, cukup sediakan bawang putih yang sudah bertunas, mangkuk atau toples, dan air.  Setelah itu, letakkan bawang putih di dalam wadah dengan tunas menghadap ke atas. Tuang air ke dalam wadah hingga bawang putih terendam. Ganti air setiap hari dan letakkan wadah di tempat yang terkena sinar matahari.  Dalam beberapa hari, daun bawang akan mulai tumbuh. Daun bawang dapat tumbuh hingga sepuluh inci.

5. Tomat

Apabila ingin mengolah tomat yang sudah matang, jangan buang bijinya begitu saja. Biji tersebut dapat kita tanam kembali, lho. Tomat dapat ditanam kembali dengan cara  yang sangat mudah. Cukup keringkan biji tomat, lalu tanam biji tersebut di dalam pot yang sudah berisi tanah. Simpan pot di dalam ruangan hingga muncul tunas baru. Setelah tunas muncul, letakkan pot di luar ruangan yang terkena sinar matahari. Siram tanaman tomat sesekali selama seminggu, dan tunggulah hingga tomat siap untuk dipanen.

6. Cabai Merah

Sama seperti tomat, limbah sayuran berupa biji cabai merah yang sering kita buang sesungguhnya masih bisa kita tumbuhkan kembali. Menanam ulang cabai merah sama mudahnya dengan menanam ulang tomat. Untuk menanam cabai merah, cukup ambil biji cabai merah lalu tanam biji tersebut di dalam pot yang sudah diberi tanah. Setelah itu, letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari dan cabai merah sudah siap untuk tumbuh kembali!

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Food Revolution Network

Top
You cannot copy content of this page