Brand Mode Jeans Luncurkan Produk Berkelanjutan

Reading time: 2 menit
Jeans Berkelanjutan
Jeans Berkelanjutan. Foto: mudjeans.eu

Jeans sebagai salah satu mode yang paling banyak digunakan orang ternyata meninggalkan jejak yang dapat merusak lingkungan. Umumnya terjadi dari proses pembuatan hingga saat digunakan oleh pembeli. Dampak lingkungan dari jeans tersebut dinilai menjadi masalah untuk pembeli yang sadar lingkungan. Namun, kini semakin banyak merek mode jeans yang mengembangkan cara-cara inovatif untuk mengurangi dampak negatif tersebut.

Melansir theguardian.com, Roian Atwood, Direktur Senior Bisnis Berkelanjutan Global di Kontoor Brands, pemilik Wrangler dan Lee Fashion mengatakan denim yang merupakan bahan pembuat jeans telah terintegrasi  dengan banyak bahan sintetis.

Baca juga: 3 Merek Fesyen Ini Hadirkan Koleksi Jeans Ramah Lingkungan

Lee Fashion juga mengklaim mereka telah bermitra dengan pabrik denim Italia yang paling ramah lingkungan, Candiani Mill, untuk memproduksi jeans modern dan berkelanjutan. Proses pembuatannya menggunakan 30 persen lebih sedikit energi, 70 persen lebih sedikit bahan kimia, dan 50 persen lebih sedikit air. Denim yang digunakan dalam koleksi inovatif ini membuat jeans ramah lingkungan. Produknya juga tersedia dalam berbagai jenis potongan bahan hingga pencucian ramah lingkungan.

Jeans Berkelanjutan

Jeans Berkelanjutan. Foto: mudjeans.eu

Menyadari hal itu, Atwood sebagai senior dalam bidang mode, menyertakan mereknya untuk bergabung dalam proyek Redesain Yayasan Ellen MacArthur Foundation. Mereka mengatur semua aspek produksi jeans mulai dari serat yang ditanami secara regeneratif hingga teknik pencucian dan proses akhir. Jeans harus dibuat dengan paku keling dan perangkat keras yang dapat dengan mudah dilepas. Setelah jeans tidak lagi cocok untuk digunakan, produk tersebut memungkinkan untuk didaur ulang menjadi sesuatu yang baru.

Baca juga: Madewell Warnai Jeans dengan Kulit Udang

Di sisi lain, Lantink, bagian dari kelompok perancang yang tidak hanya peduli tentang dampak lingkungan dari industri tetapi juga limbahnya, mengikuti langkah inovatif ini. Merek seperti E.L.V. Denim (East London Vintage), sedang membangun bisnis yang sehat menggunakan denim bekas sebagai bahan bakunya. Bahkan Anna Foster, pendiri dari E.L.V. Denim mengatakan terdapat lebih banyak jeans daripada orang di dunia.

Sedikit berbeda, Mud Jeans, merek mode yang berbasis di Belanda, menawarkan sistem berlangganan untuk menyewa celana jeans dan perbaikan gratis. Setelah konsumen selesai menggunakan dan mengembalikannya, jeans tersebut akan didaur ulang. Sementara Hiut Jeans yang telah merevitalisasi industri denim di Cardigan, Wales, hanya memproduksi 100 pasang jeans per Minggu.

Penulis: Krisda Tiofani

Top