Champion Luncurkan Sweter Berbahan Ramah Lingkungan

Reading time: 2 menit
Champion meluncurkan sweter berbahan ramah lingkungan. Foto: Yanko Design
Champion meluncurkan sweter berbahan ramah lingkungan. Foto: Yanko Design

Merek fesyen olahraga Champion meluncurkan sweter berbahan ramah lingkungan. Koleksi tersebut ialah “Reverse Weave Eco Future”, setelan pakaian joging yang memiliki bahan biodegradable atau dapat terurai secara hayati.

Fesyen berkelanjutan ini menjadi sebuah inisiatif yang sudah diwujudkan oleh banyak merek. Kesadaran mereka untuk lebih peduli terhadap bumi, kini sudah semakin meningkat dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dalam produksinya.

Melihat situasi bumi yang kian rusak, sudah saatnya para industri fesyen harus bisa memikirkan dampak lingkungan dari proses produksi yang mereka lakukan. Ada banyak cara untuk mendukung keberlanjutan. Salah satunya, seperti Champion yang sudah menyadari betapa pentingnya menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA: Siswa SMKN 1 Bontang Ciptakan Sabun dari Pakis Boston

Champion meluncurkan sweter berbahan ramah lingkungan. Foto: Yanko Design

Champion meluncurkan sweter berbahan ramah lingkungan. Foto: Yanko Design

Sobat Greeners, koleksi yang Champion luncurkan ini bisa kamu gunakan secara berulang kali hingga rusak dan dapat terurai secara alami seiring waktu. Dalam proses produksinya, mereka menggunakan teknologi CiClo. Teknologi tersebut telah membantu mewujudkan proses dekomposisi alami dari waktu ke waktu. Bahkan, bisa mengurangi dampak serat tekstil plastik dan mengurangi polusi mikrofiber, yang merupakan salah satu dampak utama industri terhadap jejak karbon.

Tak sekadar itu, teknologi tersebut juga menggunakan bahan aditif yang berpadu dengan poliester dan nilon selama proses pembuatan serat. Proses ekstrusi lelehan mengubahnya menjadi cair saat dipanaskan. Kemudian, komponen tersebut menjadi benang panjang.

Champion meluncurkan sweter berbahan ramah lingkungan. Foto: Yanko Design

Champion meluncurkan sweter berbahan ramah lingkungan. Foto: Yanko Design

Label Sweter Gunakan Bahan Ramah Lingkungan

Sementara itu, Champion juga memperhatikan setiap komponen yang mereka gunakan dalam setiap produksinya. Mereka menggunakan bahan yang ramah lingkungan untuk label merek pada setiap sweter.

Champion menggunakan bahan katun yang murni untuk label merek. Sementara, hangtag-nya mereka cetak dengan tinta kedelai. Bahkan, pewarna yang mereka gunakan pada koleksi pakaian Champion berasal dari kulit buah delima, annatto, dan terminalia chebula.

BACA JUGA: Stump, Bangku Antik yang Terbuat dari 80% Plastik Daur Ulang

Mungkin secara tampilan, sweter tampak terlihat biasa saja. Namun, sweter joging pada koleksi yang lebih berkelanjutan ini mereka rancang dengan ukuran besar dan unisex. Hal itu menjadi nilai tambah bagi produk sweter ramah lingkungan yang Champion produksi. Bahkan, dengan rancangan tersebut juga bisa membantu meminimalkan penyusutan dan mempertahankan ukurannya.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top