Freitag “Sulap” Airbag dan Terpal Jadi Tas Kekinian

Reading time: 2 menit
Tas unik ini terbuat dari airbag bekas. Foto: designawards.core77.com

Salah satu produsen tas kenamaan dunia yang berbasis di Zurich, Swiss bernama Freitag, baru-baru ini merancang kantong udara bekas atau airbag dan terpal truk menjadi sebuah tas cantik yang mereka beri nama F707 Stratos.

Sebagai bahan dasar, mereka menggunakan airbag yang gagal dalam uji keamanan sehingga tidak bisa digunakan untuk truk atau mobil. Namun untuk mencegah terbuang begitu saja, Freitag berusaha untuk memanfaatkan airbag dan terpal menjadi sebuah tas kekinian.

“Kami telah mencari materi bahan baru untuk beberapa waktu, bahan ini harus sesuai dengan komitmen Freitag terhadap siklus berkelanjutan. Itulah sebabnya kami hanya menggunakan airbag yang sudah tidak dapat pabrik gunakan,” papar desainer produk holistik Freitag, Tu Van Giang.

Seperti yang sudah Van Giang katakan sebelumnya, koleksi F707 Stratos tidak menggunakan bahan tekstil tambahan selain airbag dan terpal. Hal ini karena, pada dasarnya airbag dan terpal sudah memiliki warnanya masing-masing. Sehingga tidak memerlukan bahan tambahan lain untuk mempercantik tas unik ini.

Saat ini F707 Stratos terdiri dari beberapa warna, yakni putih, biru muda, dan merah muda. Menggunakan terpal dan airbag membuat tas koleksi terbaru ini memiliki beberapa keunggulan. Seperti tahan banting, kokoh dan tahan air. Tas ini juga memiliki daya tampung yang cukup besar dan dapat pengguna lipat ketika digunakan.

Selain itu, terdapat dua cara menggunakan tas F707 Stratos, pengguna bisa menggunakannya sebagai tas bahu atau jinjing menggunakan tali tambahan yang sudah Freitag sediakan. Lalu tas ini juga berfungsi sebagai tas ransel. Karena itu, tas ini termasuk tas unisex atau bisa digunakan baik pada laki-laki dan perempuan.

Tas ini unisex bisa laki-laki dan perempuan pakai. Foto: designawards.core77.com

Tidak Hanya Airbag dan Terpal

Sebelumnya, Freitag telah menggunakan terpal dan bahan daur ulang lainnya untuk beberapa produk aksesorisnya. Sampai saat ini, mereka sudah menggunakan terpal truk bekas sekitar 500 ton setiap tahunnya. Tetapi, F707 Stratos adalah tas pertama yang menggunakan tekstil airbag sebagai bahan utama.

“Kami biasanya cukup akrab dengan bahan daur ulang dari jalanan, seperti terpal truk bekas, sabuk pengaman mobil, dan ban dalam sepeda adalah salah satu komponen bahan terpenting kami. Namun berurusan dengan tekstil airbag pada awalnya tidak mudah, karena kami hampir tidak memiliki pengalaman dengan bahan ini,” jelasnya.

Karena keunikannya ini, Tas F707 Stratos telah terpilih dalam kategori desain wearable dari Dezeen Awards 2022. Bersama dengan koleksi jam tangan yang terbuat dari kopi daur ulang karya Lilienthal Lifestyle GmbH dan Elvie Stride.

Penulis: Zahra Shafira

Sumber:

Dezeen

Design Awards

Top

You cannot copy content of this page