Ine Febriyanti Ajak Generasi Muda Pro Aktif Demi Alam

Reading time: 2 menit
Ine Febriyanti. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Jakarta (Greeners) – Bagaimana jika cahaya matahari yang menyinari bumi terasa semakin panas? Dan, apa yang akan terjadi jika atmosfir bumi kian menipis dan bumi kita semakin hancur karena ulah tangan-tangan manusia?

Artis dan model cantik Ine Febriyanti pun angkat bicara tentang hal itu. Pertanyaan-pertanyaan itu dapat menjadi nyata jika kita memang membiarkan atmosfer tergerus dengan berbagai bahan perusak ozon. Menurutnya, jika terus dibiarkan, maka kita akan sama-sama mengucapkan selamat tinggal pada bumi tercinta.

Perempuan yang kini aktif dalam pementasan teater ini menegaskan bahwa jika bukan kita sebagai anak muda yang mulai melakukan tindakan untuk menyelamatkan bumi, lalu siapa lagi yang akan peduli.

Berawal dari ajakan teman-teman di lingkungan aktivis peduli lingkungan, Ine mengaku mulai menyadari bahwa anak muda sebagai generasi pewaris atau bahkan generasi terakhir yang peduli terhadap lingkungan harus pro aktif dalam mengampanyekan keselamatan bumi.

“Kita ini generasi terakhir yang harus peduli akan keselamatan lingkungan, kalau bukan kita nantinya masa depan anak-anak kita akan hidup dengan udara kotor disekelilingnya,” ujar Ine saat turut serta dalam aksi pawai iklim massal di Bunderan Hotel Indonesia, Minggu, 21 September lalu.

Ine Febriyanti membacakan puisi tentang alam dengan iringan musik dari Aman Percussion pada pawai iklim massal di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (21/09). Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Ine Febriyanti membacakan puisi tentang alam dengan iringan musik dari Aman Percussion pada pawai iklim massal di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (21/09). Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Ine juga meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan hadir saat konferensi perubahan iklim di New York, 23 September nanti, untuk membuat kebijakan agar Indonesia bisa lebih memanfaatkan sumber daya alam lain selain batubara dan minyak bumi.

“Batubara ini sudah merusak bumi kita dengan sangat ekstrim,” katanya.

Ine berharap bahwa pemerintah seharusnya sudah bisa menjalankan berbagai macam janji pengurangan emisinya dan mulai menjalankan energi terbarukan. Namun sayangnya, tambah Ine, janji-janji itu tidak akan berjalan hingga kapanpun jika pemerintah masih saja memusatkan perekonomian pada pertambangan batubara.

Sutradara film “Kita vs Korupsi” ini menyatakan bahwa pemerintah harus lebih tegas kepada pengusaha dan masyarakat Indonesia untuk segera melakukan hal baik bagi bumi. Selain itu, ia meminta kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

“Yah paling enggak jangan buang sampah sembarangan deh,” tutur Ibu dari dua anak ini mengingatkan.

(G09)

Top
You cannot copy content of this page