Nadine Chandrawinata Targetkan 1000 Anak Berenang

Reading time: 2 menit
Foto: greeners.co

(Greeners) – Bagi aktris dan mantan Puteri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata, traveling bukan hanya sekadar hobi melainkan sudah menjadi ‘teman’ hidup baginya. Kegemarannya melakukan perjalanan terutama untuk menyelam, membuat aktris cantik ini memiliki sebuah impian yang ia pendam sejak 2014 lalu.

Nadine kini tengah aktif dalam sebuah program dibawah asuhan Federation Internationale de Natation atau FINA, sebuah federasi yang menaungi olahraga renang internasional. Bersama FINA rencananya Nadine ingin mengajarkan 1.000 anak Indonesia untuk bisa berenang.

“Saya lagi fokus dalam dunia penyelaman dan saya ingin lebih memberikan edukasi berenang kepada anak-anak. Saya punya target di tahun ini untuk membuat seribu anak setidaknya bisa untuk berenang,” ungkap Nadine sambil tersenyum.

Menurutnya, olah raga air terutama berenang merupakan sebuah investasi yang sangat penting terutama untuk anak-anak jika diajarkan sejak dini.

“Ini kan negara kepulauan, jadi olahraga air harus jadi potensi paling penting. Ini modal untuk anak-anak sebagai generasi penerus. Banyak anak-anak takut air, takut karena makin dalam makin gelap tapi semua bisa diatur dari mindsetnya. Mungkin juga takut karena punya trauma. Karena itu kami mau bantu anak-anak percaya diri saat berenang. Ya, semoga bisa tercapai,” ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa anak-anak tersebut nantinya akan merasakan manfaat renang, cepat atau lambat.

FINA sendiri tak hanya menaungi kompetisi renang, namun seperti FIFA yang menaungi sepakbola, FINA juga memiliki berbagai kegiatan sosial untuk anak-anak yang kurang mampu.

Lebih lanjut, Nadine menuturkan bahwa pelatihan renang ini akan dilakukan oleh para pelatih yang disediakan oleh FINA. Nadine pun tanpa ragu ingin bergabung dan terjun langsung untuk mengajari anak-anak tersebut.

“Nanti bisa di kolam renang ataupun di pantai dan dari beberapa titik saya akan ikut diantaranya. Nanti juga akan bicara soal renang ke sekolah-sekolah dan panti asuhan juga,” katanya.

Lalu apa yang mendorong Nadine untuk terlibat dalam aksi sosial ini? “Saya bahagia melakukan ini. Saya mau hidup saya lebih bernilai buat orang-orang. Buat saya, enggak ada kebahagian tanpa aksi. Sederhana saja kok, lakukan hal yang baik,” ujarnya sambil menutup pembicaraan.

(G14)

Top
You cannot copy content of this page