Sungai Citarum yang Kian Redum

Reading time: 2 menit
Sungai Citarum
Sungai Citarum. Foto: Youtube DW Documentary

Judul : The World’s Most Polluted River

Durasi : 42 menit 25 detik

Genre : Dokumenter

Sumber : Kanal Youtube DW Documentary

Sungai Citarum salah satu sungai terbesar di Jawa mendapat predikat sebagai Sungai Tercemar di Dunia. Lewat dokumenter berjudul “The World’s Most Polluted River” yang dipublikasikan pada 26 Januari 2020, DW Documentary mengangkat hal yang menjadikan Citarum sebagai sungai paling tercemar.

Dokumenter ini menguak permasalahan kualitas air di Sungai Citarum yang semakin lama memburuk akibat pencemaran sampah plastik dan tekstil dari pabrik. Sungai yang dahulunya sakral ini, semakin lama semakin rusak akibat ulah manusia. Pencemaran ini juga memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya.

Cerita Sungai Citarum dimulai dengan melihat sejarahnya dari hulu yang sebetulnya memiliki kualitas air sangat bersih. Namun, semakin berjalan menjauh ke hilir, masalah di sungai ini semakin terbuka. Penonton diperkenalkan dengan pabrik-pabrik tekstil di sekitar sungai yang berperan besar menjadi pemasok limbah.

Sungai Citarum

Sungai Citarum. Foto: Youtube DW Documentary

Film ini juga berhasil memberikan gambaran bagaimana dampak pencemaran sungai memengaruhi kehidupan masyarakat sekitar. Misalnya anak-anak yang rentan terkena penyakit akibat menggunakan air sungai dalam kehidupan sehari-hari. Berikutnya, sektor pertanian di daerah sekitar sungai juga turut memburuk akibat tercemarnya pasokan air irigasi.

Dari segi alur, dokumenter ini menghadirkan berbagai sudut pandang yang kompleks. Perspektif tersebut diambil dari sisi pelaku usaha, penduduk sekitar yang menggunakan air sungai, sampai dengan aktivis lingkungan. Peneliti ilmiah juga dihadirkan untuk memberikan bukti betapa parahnya polusi air ini.

Selain memaparkan masalah yang ada, dokumenter ini menjelaskan solusi yang dapat diambil pelaku usaha dan pemerintah. Keduanya tetap dapat menjalankan ekonomi dan juga mampu menjaga lingkungan serta orang di sekitarnya. Industri tekstil dituntut untuk mengubah kebiasaan dalam membuang limbah agar tak lagi semena-mena.

Film ini membuka rahasia pencemaran Citarum yang selama ini terlihat biasa bahkan terkubur oleh permasalahan lain di dalam negeri. Praktik pembuangan limbah secara sembunyi maupun terang-terangan secara perlahan terbuka. Dengan memperlihatkan masalah dan menunjukkan solusi dalam sebuah medium film, seluruh pihak diharapkan sadar dan mau untuk berubah.

Penulis: Ida Ayu Putu Wiena Vedasari

Top
You cannot copy content of this page