Turunkan Risiko Diabetes dengan Mengonsumsi Dua Porsi Buah Setiap Hari

Reading time: 2 menit
Foto: Shutterstock

Sebuah studi dari Australia baru-baru ini menunjukkan bahwa mengonsumsi buah-buahan secara rutin terbukti dapat menurunkan risiko diabetes. Para peneliti dari Edith Cowan University (ECU) Australia menyatakan bahwa seseorang yang rutin mengonsumsi dua porsi buah setiap hari memiliki peluang 36 persen lebih rendah untuk terkena diabetes tipe 2.

“Kami menemukan bahwa seseorang yang makan setidaknya dua porsi buah per hari memiliki sensitivitas insulin yang lebih tinggi daripada mereka yang makan sedikit buah. Mereka memproduksi lebih sedikit insulin yang dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah,” ujar Dr. Nicola Bondonno, seorang peneliti dari ECU’s Institute for Nutrition Research Australia, seperti dikutip dari situs resmi ECU Australia.

“Hal ini penting karena tingginya tingkat insulin yang beredar (hiperinsulinemia) dapat merusak pembuluh darah, meningkatkan risiko diabetes tipe 2, serta memicu timbulnya serangan jantung. Hiperinsulinemia juga bisa memicu darah tinggi dan obesitas,” tambahnya.

Dr. Nicola menyatakan bahwa penelitian yang ia lakukan dapat mematahkan mitos yang mengatakan bahwa mengonsumsi buah-buahan dapat meningkatkan risiko untuk terserang diabetes. Buah-buahan merupakan makanan yang tepat untuk menurunkan risiko diabetes karena ia kaya akan nutrisi dan serat.

Turunkan Risiko Diabetes dengan Buah Segar

Dalam situs resmi ECU Australia, Dr. Nicola menyatakan bahwa kandungan serat dalam buah dapat membantu seseorang untuk merasa kenyang lebih lama. Selain kaya akan nutrisi dan serat, buah-buahan juga merupakan sumber baik dari fitokimia, zat yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan risiko diabetes.

“Selain itu, kebanyakan buah biasanya memiliki indeks glikemik rendah. Itu berarti, kandungan gula dalam buah akan melalui proses penyerapan yang lebih lambat oleh tubuh, dan itu dapat mengurangi risiko diabetes” jelasnya

Meskipun buah-buahan terbukti dapat menurunkan risiko diabetes, buah-buahan tersebut tidak boleh kita konsumsi secara berlebihan. Buah memiliki kandungan gula alami, sehingga jika kita konsumsi dalam jumlah yang berlebihan, gula darah justru dapat meningkat dengan pesat. Selain itu, hindari juga mengonsumsi buah-buahan kering dan jus buah. Upayakan untuk selalu mengonsumsi buah segar dengan kandungan gula yang tidak begitu tinggi. Perlu kita ingat, tidak semua buah cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

“Buah kering serta jus buah memiliki kandungan gula yang jauh lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan risiko diabetes. Selain itu, buah kering dan jus buah juga lebih rendah serat,” kata Dr. Nicola

Sebagai informasi, menurut informasi yang diperoleh dari Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI tahun 2020, setidaknya terdapat 463 juta orang berusia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019. Pada tahun 2019, Indonesia menempati urutan ke-7 sebagai negara dengan penderita diabetes terbanyak di dunia, yakni sebanyak 10,7 juta orang. Di wilayah Asia Tenggara sendiri, Indonesia menempati peringkat ke-3 dengan prevalensi sebesar 11,3 persen.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Situs Resmi ECU Australia

Top
You cannot copy content of this page