Expliceat Olah Kembali Roti Sisa Menjadi Tepung

Reading time: 2 menit
Foto: tellerreport.com

Setiap tahunnya, toko roti dan supermarket di berbagai belahan dunia membuang berton-ton roti sisa yang tidak terjual. Padahal, sebagian besar dari roti tersebut sebenarnya masih layak untuk kita konsumsi. Alih-alih dapat termanfaatkan dengan baik, roti-roti tersebut justru berubah menjadi sampah yang sia-sia dan mencemari lingkungan.

Prihatin akan hal tersebut, sebuah startup asal Prancis bernama Expliceat berinisiatif untuk menciptakan mesin yang mampu mengolah kembali roti sisa yang telah mengeras menjadi sesuatu yang bermanfaat. Mereka menciptakan mesin canggih bernama Crumbler yang dapat mengolah roti keras menjadi tepung serbaguna.

Expliceat sendiri didirikan pertama kali oleh pemerhati lingkungan bernama Franck Wallet pada tahun 2015. Selama bertahun-tahun, Franck dan timnya memikirkan berbagai gagasan yang sekiranya mampu menyelematkan Bumi dari timbunan limbah makanan.

Hingga akhirnya, pada tahun 2018 mereka berhasil menciptakan mesin Crumbler yang dapat menjadi solusi untuk mengurangi tumpukkan limbah makanan. Ide untuk menciptakan mesin Crumbler muncul ketika para tim mencoba untuk menghancurkan roti keras dengan blender yang ada.

“Setelah melakukan percobaan untuk menghancurkan roti sisa dengan blender, kami terinspirasi untuk menciptakan mesin khusus yang dapat mengolah roti keras menjadi tepung roti serbaguna. Kami ingin menciptakan mesin yang dapat bekerja dalam skala besar,” ujar Franck seperti dilansir dari Teller Report.

“Sulap” 3 Ton Roti Sisa Menjadi Tepung

Mesin Crumbler yang diciptakan oleh Expliceat memiliki ukuran yang cukup besar—ia memiliki lebar hingga 40 sentimeter dan tinggi sekitar 90 sentimeter. Setiap mesin dapat mengolah kembali roti sisa menjadi tepung dalam jumlah yang luar biasa, yakni sekitar 80 hingga 200 kilogram roti per hari! Dengan kata lain, Expliceat mampu “menyulap” 2 hingga 3 ton roti menjadi tepung serbaguna per tahunnya dengan menggunakan satu mesin Crumbler.

“Tepung dari roti sisa tersebut dapat kita manfaatkan untuk membuat makanan-makanan baru lainnya. Kita dapat mengolah tepung tersebut menjadi kue kering, cheesecake, atau kue-kue lainnya,” kata Franck.

Saat ini, Franck dan timnya telah memasarkan produk Crumbler mereka ke berbagai toko roti dan kue di Prancis. Franck yakin bahwa produk mereka dapat mengurangi timbunan limbah makanan, khususnya timbunan limbah roti sisa, hingga 200 ton per tahun di masa depan.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Less Saves the Planet

Teller Report

Top
You cannot copy content of this page