Jamur untuk Struktur Bangunan?

Reading time: 2 menit
jamur
Struktur yang memanfaatkan jamur mycelium. Struktur hidup ini rancangan Aleksi Vesaluoma, mahasiswa Brunel University, bekerjasama dengan firma arsitektur Astudio. Foto: inhabitat.com

Penggunaan limbah, salah satunya botol plastik, sebagai material struktur bangunan sudah banyak dilakukan, tetapi menggunakan material hidup seperti jamur bisa menjadi pilihan baru.

jamur

Foto: inhabitat.com

Mahasiswa Brunel University di London, Aleksi Vesaluoma, telah menemukan cara untuk menumbuhkan struktur hidup menggunakan jamur mycelium. Vesaluoma bekerja bersama firma arsitektur Astudio untuk menciptakan Grown Structures, material konstruksi organik dan bebas limbah.

Vesaluoma dan Astudio mencampurkan mycelium dengan karton dan menuangkannya ke dalam gulungan pita katun berbentuk tabung. Ketika mycelium tumbuh, ia akan mengikat seluruh material yang lain seperti lem.

jamur

Foto: inhabitat.com

Tabung-tabung tersebut ditempakan di dalam rumah kaca berventilasi selama empat minggu untuk tumbuh dan menguat. Proses ini mengubah limbah organik menjadi nutrisi untuk pertumbuhan mycelium. Struktur tersebut juga bebas limbah karena 100% biodegradable.

jamur

Foto: inhabitat.com

Jamur mycelium yang tumbuh pada struktur tersebut dapat dipanen untuk dikonsumsi. Vesaluoma sendiri membayangkan bahwa material tersebut digunakan untuk membangun sebuah restoran “pop up” (restoran yang dibangun temporer) yang menyediakan menu dengan bahan dasar jamur.

Penulis: MFA/G41

Top
You cannot copy content of this page