Rumah di Jepang Manfaatkan Ruang Kota yang Terbatas

Reading time: 2 menit
jepang
Rumah rancangan FujiwaMuro Architects. Foto: Toshiyuki Yano via dezeen.com

Berkurangnya sumber daya alam akibat overpopulasi tidak melulu soal minyak bumi, gas alam, dan batu bara; ruang sebagai sumber daya terbatas kini juga menjadi perhatian ketika Bumi semakin menyempit, baik melalui teknologi informasi dan sebagai tempat tinggal.

Laman Postconsumers menyebutkan jika selama 12 tahun terakhir, populasi manusia telah meningkat sebanyak satu miliar manusia dan akan terus bertambah. Ketika angan untuk hidup di luar angakasa masih terasa sangat jauh dan tinggal di apartemen tingkat memiliki risiko tinggi, studio arsitektur asal Jepang, FujiwaMuro, menawarkan desain rumah yang memanfaatkan keterbatasan ruang.

jepang

Foto: Toshiyuki Yano via dezeen.com

Di atas tanah seluas 22 meter persegi di Kobe, Jepang, rumah bermaterialkan kayu ini mampu menciptakan 63 meter persegi properti menggunakan sistem rumah bertingkat tiga lantai.

Rumah sedikit menjorok kedalam, menyisakan sedikit ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan sebagai garasi. Di lantai dasar, terdapat lorong yang diantaranya berisi lemari penyimpanan di samping, bak mandi, ruangan shower, dan toilet.

jepang

Foto: Toshiyuki Yano via dezeen.com

Naik ke lantai pertama, dapur dan ruang makan langsung terhubung dengan ruang keluarga yang luas, setiap ruang di dalam rumah ini meminimalisir tembok untuk memaksimalkan keterhubungan dan sinar matahari dengan tetap menjaga level privasi yang dibutuhkan.

“Ketika banyak orang tinggal di dalam, hubungan mereka akan semakin akrab. Bahkan ketika hanya ada satu dan dua orang, mereka akan merasakan ketenangan dibandingkan merasa sepi,” ujar perwakilan FujimuraMuro Architects.

jepang

Foto: Toshiyuki Yano via dezeen.com

Jendela besar di atas ruang makan memberi penerangan lebih di siang hari dan terbuka menuju balkon. Cahaya juga masuk ke dalam tengah rumah melalui sepasang jendela atap berbentuk persegi panjang.

Tidak hanya itu, lantai ruang makan dipasang lantai kayu berongga yang menghasilkan pencahayaan natural yang turun ke lantai bawah. Di atas ruang makan, terdapat kamar tidur yang diisi deretan rak buku dari ruang makan sampai atas.

Penulis: MFA/G41

Top
You cannot copy content of this page