Arsitektur Butik dari Bahan Tak Terpakai

Reading time: 2 menit
Manoj Patel Design Studio
Manoj Patel Studio. Foto: manojpateldesignstudio.com

Arsitektur sangat dibutuhkan tidak hanya saat merancang suatu bangunan, tetapi juga memastikan bahan yang akan digunakan. Material yang digunakan sudah pasti merupakan bahan terbaik. Namun, apakah yang terbaik untuk suatu konstruksi pasti terbaik juga untuk lingkungan?

Berbeda dari yang lain, arsitektur dari Manoj Patel Design Studio sangat tertarik dengan rancangan yang responsif terhadap iklim. Perusahaan tersebut mengklaim terus mencerminkan teknik konstruksi daur ulang, pelestarian alam, dan bahan bangunan berkelanjutan di salah satu bangunannya berupa sebuah butik di Gujarat, India.

Baca juga: Sepatu Anak Berbahan Dasar Limbah

Butik berkelanjutan itu dirancang oleh Manoj Patel Design Studio dan sepenuhnya dibuat dari bahan daur ulang. Dengan ruang seluas 350 kaki persegi, butik ini selesai dibangun pada 2020. Proyek ini juga dinilai menghemat biaya dan responsif terhadap lingkungan.

Mereka juga memperkenalkan serangkaian pola dinding yang unik. Saat pelanggan memasuki toko, misalnya, perhatian akan langsung tertuju pada warna gelap yang kontras dengan mural di langit-langit bangunan dan dinding dengan aksen hijau yang cerah. Penataan ubin secara khusus yang terbuat dari tanah liat menambah efek dramatis pada dinding karena menyerupai interior kuno.

Manoj Patel Design Studio

Manoj Patel Studio. Foto: manojpateldesignstudio.com

Bahan yang digunakan adalah bahan-bahan tidak terpakai seperti genteng tanah liat bekas, botol bir daur ulang, jendela daur ulang, ubin sampel yang tidak digunakan, cincin logam yang sudah dibuang, dan cermin tua. Selain itu, mereka berinovasi membuat tempat duduk  yang dibuat dari kain memakai bahan berumur panjang.

Tata letak bangunan dibuat dengan menggabungkan dua kamar untuk membentuk studio. Gabungan grafik dan bingkai di beberapa bagian memberikan kesan dan perspektif yang berbeda ketika dilihat dari sudut tertentu.

Baca juga: Sabun dari Minyak Jelantah

Salah satu sisi didesain menyerupai rancangan tradisional dari pakaian khas India, yakni sari. Sementara yang lainnya menggunakan botol kaca. Untuk pegangan, Manoj Studio membuat pintu dari kaki meja daur ulang dan tempat untuk gantungan baju dibuat dengan mengubah cincin logam tua menjadi kait bunga dan. Sedangkan lantai studio dikreasikan dari ubin yang rusak lalu disusun menjadi mosaik dengan gambaran bunga dan daun.

Penulis: Mega Anisa

Top
You cannot copy content of this page