Smartphone Pendeteksi Bahan Makanan

Reading time: 1 menit
smartphone
Foto: Consumer Physics via Inhabitat.com

Beradaptasi dengan cepatnya deru kehidupan urban, masyarakat kini mulai terbiasa dengan hal-hal serba instan, salah satunya melalui produk-produk makanan cepat saji yang banyak tersedia di pasar swalayan. Padahal banyak dari makanan tersebut yang mengandung gula berlebih atau zat pengawet berbahaya, menjadikan masyarakat yang rutin mengonsumsinya berisiko terkena berbagai macam penyakit, salah satunya kanker.

Menurut laman Little Things, penelitian selama 13 tahun menunjukkan 1 dari 17 orang akan mati karena mengonsumsi 160 gram daging olahan, menjadikan risiko terkena kanker melonjak sampai 44%. Daging olahan yang terlihat segar tersebut penuh dengan bahan pengawet sehingga bersifat karsinogenik, sama dengan material yang ditemukan pada rokok.

Sebagai konsumen, masyarakat tentu tidak bisa mengetahui bahan apa saja yang terkandung di dalam makanan mereka. Maka itu agar konsumen mampu berperan lebih aktif dalam memilah makanan mereka, Sichuan Changhong Electric CO bersama ADI dan Consumer Physics telah mengembangkan telepon pintar atau smartphone dengan teknologi pendeteksi material, khususnya makanan bernama Changhong H2.

Pendiri dan CEO Consumer Physics Dror Sharon mengatakan, “misi utama kami adalah mendorong masyarakat dengan pengetahuan terkait material di sekeliling mereka. Kemampuan untuk mendeteksi melalui smartphone, langsung dan dimana saja dapat membuka akses lebih luas dan pengembangan aplikasi-aplikasi baru,” ujarnya seperti dikutip Inhabitat.

Proses deteksi Changhong H2 dimulai dengan mengukur refleksi cahaya dari objek tertentu, menjabarkannya dalam berbagai spektrum, dan mengirim informasi-informasi tersebut ke dalam cloud untuk ditentukan properti molekularnya, sehingga H2 menjadikan penggunanya mampu mengevaluasi material apa saja yang mereka makan, minum, dan pakai.

Consumer Physics mengatakan jika Changhong H2 akan dirilis di Tiongkok dengan banderol sekitar 435 dolar AS, pada pertengahan tahun 2017 ini.

Penulis: MFA/G41

Top