Mas Brow Siap Blusukan ke Pemukiman Padat Penduduk

Reading time: 2 menit
Mas Brow Siap Blusukan ke Pemukiman Padat Penduduk
Foto: Bike To Work Indonesia

Jakarta (Greeners) – Komunitas Bike to Work Indonesia mendukung program vaksinasi Covid-19 dengan blusukan ke pemukiman padat penduduk. Dalam kegiatan ini Bike to Work tidak menjadi pihak yang melaksanakan vaksin. Melainkan menyediakan mobil pendukung untuk vaksinasi keliling perkampungan di Jakarta, yaitu Mas B20W atau Mas Brow.

Ketua umum Bike to Work Indonesia, Fahmi Saimima mengatakan peresmian kegiatan ini akan mereka laksanakan pada Selasa 3 Agustus 2021 pukul 08.00 WIB di Sentra Vaksinasi Serviam, Sekolah Santa Ursula, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

“Kami menyiapkan Mas B2OW (Mas Brow), sebuah mobil VW yang baru datang dua minggu lalu. Mobil ini akan mengemban tugas pertama menjadi mobil pendukung untuk vaksinasi keliling di perkampungan-perkampungan Jakarta,” tutur Ketua Umum Bike to Work Indonesia Fahmi Saimima dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/8/2021).

Fahmi menyebut untuk melancarkan kegiatan tersebut, dalam hal ini Bike to Work Indonesia juga berkolaborasi dengan beberapa pihak. Diantaranya adalah Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, Yayasan Serviam, Asosiasi VW Indonesia, bahkan juga kawan-kawan dari Nahdlatul Ulama (NU).

Dukungan terhadap program ini dilakukan untuk mempercepat tercapainya kekebalan komunitas (herd immunity) agar pandemi di Indonesia segera berakhir. Fahmi menambahkan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh terdapat banyak penduduk DKI Jakarta, khususnya di daerah pemukiman padat belum mendapatkan vaksinasi covid-19.

“Ini ikhtiar kita sebagai bagian dari masyarakat Jakarta, masyarakat Indonesia,” tegas Fahmi.

Mas Brow Mendukung Kegiatan Sosial

Foto: Bike To Work Indonesia

Selain Kebutuhan Operasional, Mobil VW Mas Brow Akan Mendukung Kegiatan Sosial

Sementara itu, selain sebagai mobil vaksinasi keliling, Mas Brow  akan menjadi tulang punggung operasional organisasi Bike to Work. Selain kebutuhan tersebut, Mas Brow akan mendukung sejumlah kegiatan sosial lainnya hingga ke daerah-daerah.

“Bukan cuma sekadar untuk berjualan merchandise, tapi juga untuk digunakan berkunjung ke daerah-daerah mendukung kegiatan sosial bersepeda,” tambah Fahmi dalam siaran persnya.

Sebagai pengetahuan, Bike to Work Indonesia adalah sebuah organisasi yang berdiri pada tahun 2005. Berlandaskan dari polusi udara dan kemacetan, organisasi ini fokus terhadap gerakan menjadikan sepeda sebagai alat transportasi alternatif.

Menjadi sahabat pegiat sepeda, begitu panggilan untuk para pesepeda yang bergabung di Bike2Work Indonesia, bukan berarti anti kendaraan bermotor.

“Hanya saja kita mencoba bersikap lebih bijak dalam memakai kendaraan bermotor. Misalnya saja saat bersama keluarga, ketika ada kebutuhan-kebutuhan yang membutuhkan ruang penyimpanan yang banyak, dan sebagainya,” tutur Fahmi.

 

 

Top
You cannot copy content of this page