5 Cara Mengurangi Paparan Pestisida Pada Tubuh

Reading time: 3 menit
Mencuci buah dan sayuran sangat dianjurkan untuk mengurangi residu pestisida, kuman maupun bakteri. Foto: Freepik

Pestisida memiliki fungsi untuk mengendalikan kerusakan atau ancaman hama pada tanaman. Selain itu juga berkontribusi mengurangi penyakit dan meningkatkan produksi pangan di seluruh dunia. Namun ketersediaan dan penggunaan pestisida yang meluas juga berpotensi menimbulkan risiko yang besar. Terlebih apabila pemakaian secara berlebihan, pestisida dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan juga lingkungan.

Cairan pestisida yang masih melekat pada tumbuhan akan berbahaya bagi hewan maupun manusia yang mengonsumsinya. Seperti dapat menimbulkan efek kesehatan jangka panjang dan perkembangan penyakit seperti parkinson dan kanker. Selain itu bagi lingkungan, penggunaan pestisida dapat mematikan fauna tanah sehingga menurunkan kesuburan tanah.

Meski tidak semua hasil pertanian menggunakan pestisida berbahan kimia, Sobat Greeners harus tetap teliti ketika mengolah makanan seperti sayur atau buah. Beberapa langkah sebaiknya kamu lakukan untuk menghindari paparan pestisida secara berlebihan, yakni sebagai berikut.

1. Beli buah atau sayuran lokal dan organik

Dengan kemajuan teknologi dan inovasi saat ini, buah atau sayuran organik menjadi mudah ditemukan. Sobat Greeners bisa mendapatkannya pada beberapa platform online ataupun supermarket terdekat.

Mengonsumsi buah atau sayuran lokal dan organik ternyata dapat memberikan banyak keuntungan, lho! Karena beberapa perkebunan lokal menerapkan sistem pertanian organik yang jauh dari penggunaan pestisida. Tentu saja hal ini dapat menjamin produk yang mereka hasilkan lebih sehat dan layak untuk Sobat Greeners konsumsi.

Karena merupakan usaha lokal, harga sayuran dan buah juga relatif murah sehingga Sobat Greeners dapat menghemat pengeluaran. Secara tidak langsung kita turut membantu dan mempromosikan pertanian lokal. Selain itu, karena jarak tempuh yang tidak terlalu jauh, kesegaran buah dan sayuran lokal lebih terjamin.

2. Cuci bersih buah dan sayuran sebelum konsumsi

Buah dan sayuran juga melewati banyak proses sebelum sampai di rumah, hal ini memungkinkan banyak bakteri dan kuman yang menempel. Untuk menikmati buah dan sayuran, Sobat Greeners perlu membilasnya dengan air untuk menghilangkan residu dari permukaannya. Terutama masih pada masa pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini.

Beberapa orang menganjurkan penggunaan sabun, cuka, hingga pembersih komersial. Namun pakar kesehatan dan keamanan pangan termasuk Food and Drug Administration (FDA) dan Centers for Disease Control (CDC) mengimbau konsumen untuk tetap menggunakan air mengalir biasa. Sebagai langkah untuk menghindari bahaya kesehatan dan bahan kimia yang terkandung pada produk. Sebagai anjuran lengkap, Sobat Greeners dapat mengakses artikel yang sudah Greeners terbitkan mengenai cara mencuci buah dan sayur. Tips ini jangan sampai terlewat ya Sobat Greeners!

3. Tanam buah dan sayur sendiri

Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa buah dan sayur yang kita konsumsi 100 % menggunakan produk alami adalah dengan menanamnya sendiri. Jika Sobat Greeners memiliki perkebunan sendiri, hal ini memungkinkan untuk kita menyeleksi produk apa saja yang kita gunakan dalam masa pertumbuhan. Sehingga dapat menghasilkan makanan segar organik yang bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya.

Selain itu, bertani atau berkebun juga membuat tubuh terus melakukan kegiatan dan aktif. Kegiatan tersebut dapat mewujudkan kondisi tubuh yang lebih sehat dan juga produktif.

4. Ketahui tingkat buah dan sayuran dengan risiko kandungan pestisida tertinggi

Meskipun belum ada cara yang tepat untuk menentukan kandungan pestisida dalam buah dan sayuran. Sobat Greeners dapat mengidentifikasi apa saja buah dan sayuran yang memiliki risiko penggunaan pestisida yang lebih tinggi menurut berbagai sumber.

Seperti beberapa buah dan sayuran seperti paprika, persik, apel dan beri yang paling rentan terhadap serangan hama sehingga membutuhkan perhatian atau penanganan tambahan. Sebaliknya, buah pisang, semangka dan jagung cenderung tidak memiliki kandungan pestisida karena tidak rentan terhadap serangan hama.

5. Makan buah lebih aman dengan mengupas kulit

Walaupun mencuci bisa menghilangkan residu pestisida yang menempel di kulit luar buah, sangat disarankan untuk mengupas dan membuang lapisan luar atau kulit buah. Walau tidak ada penelitian khusus, tindakan tersebut dapat memberikan tambahan rasa aman ketika Sobat Greeners akan mengonsumsi buah tersebut.

Penulis: Zahra Shafira

Sumber:

Best Plants

Earth Easy

Top

You cannot copy content of this page