United Tractors Luncurkan Excavator Hybrid Rendah Emisi

Reading time: 2 menit
Alat berat ini menggunakan teknologi hybrid yang mendukung upaya pengurangan emisi karbon. Foto: United Tractors

Jakarta (Greeners) – PT United Tractors Tbk dan Komatsu resmi meluncurkan produk excavator hybrid terbarunya Komatsu HB 365-1. Produk tersebut merupakan excavator hybrid pertama di Indonesia untuk kelas 30 ton.

Langkah ini selaras dengan komitmen Pemerintah Indonesia mewujudkan net zero emission atau nol emisi karbon hingga tahun 2060. Zero emission ini untuk mengatasi risiko perubahan iklim di masa depan. Adapun salah satu penyebab perubahan iklim yaitu tingginya kadar emisi gas buang dari kendaraan bermotor dan industri.

Komatsu HB 365-1 menggunakan komponen hybrid yang lebih tahan lama dan andal dalam memanfaatkan energi listrik untuk menghasilkan performa bertenaga. Selain itu, excavator ini juga dapat membantu mengurangi jejak emisi hingga 13 kg per jam. Tak hanya itu, alat berat ini juga hemat konsumsi bahan bakar hingga 17 % jika dibandingkan dengan excavator model non-hybrid.

Corporate Governance & Sustainability Division Head United Tractors Sara K. Loebis mengatakan, saat ini kebijakan yang mengatur emisi gas buang baru tersedia untuk kendaraan penumpang atau komersil serta belum spesifik pada penggunaan alat berat.

Kendati demikian, United Tractors dan Komatsu senantiasa mendukung keberlanjutan lingkungan di Indonesia dengan menghadirkan produk-produk yang ramah lingkungan.

“Bersama Komatsu yang merupakan pionir dalam menghadirkan excavator hybrid di Indonesia, kami terus melakukan inovasi agar dapat berperan aktif meminimalisir dampak negatif kepada manusia dan lingkungan. Juga berkontribusi secara bertahap mewujudkan Indonesia yang bebas dari emisi,” kata Sara dalam keterangannya.

Komitmen Ramah Lingkungan United Tractors

Untuk mendukung pencapaian zero karbon Indonesia di tahun 2060, seluruh pihak harus terlibat pengembangan dan pemanfaatan teknologi yang mampu mereduksi kadar emisi karbon. Salah satunya dengan pemanfaatan energi listrik pada kegiatan industri.

Sara mengungkapkan, sebagai perusahaan yang banyak berkecimpung pada penjualan alat berat untuk industri, United Tractors memiliki kepedulian khusus terhadap masalah lingkungan. Hal ini menjadi bagian dari implementasi inisiatif environmental, social and governance.

Oleh karena itu, kehadiran Komatsu HB365-1 menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam pengembangan produk ramah lingkungan.

Memasuki usianya ke-50 tahun, United Tractors terus berupaya mewujudkan aspirasi keberlanjutan. Komitmen ini selaras dengan tema “Berkarya Membangun Keberlanjutan” melalui produk-produk yang ramah lingkungan.

Perusahaan juga melakukan upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca secara terus-menerus untuk mencegah kenaikan temperatur rata-rata bumi melalui efisiensi energi. Selain itu pemanfaatan energi terbarukan dan upaya konservasi lingkungan yang berdampak sebagai penyerap karbon.

United Tractors berkomitmen menghadirkan praktik perusahaan yang berkelanjutan dengan kehadiran excavator hybrid. Foto: United Tractors

Ciptakan Produk Berkelanjutan untuk Tekan Emisi Karbon

Senada dengan itu, Marketing Division Head United Tractors Etot Listyono mengungkapkan, Komatsu memiliki budaya continuous improvement. Budaya berkelanjutan ini memastikan peningkatan pada setiap produk yang diciptakan untuk dunia yang bebas emisi.

Komatsu terus merancang, mengembangkan, menguji dan menghadirkan next generation alat berat dengan prinsip menuju zero emission.

“Sebagai distributor alat berat terbesar di Indonesia, kami sangat mendukung kehadiran produk berteknologi hybrid yang ramah lingkungan ini,” katanya.

Ia menjelaskan, Komatsu HB365-1 ini untuk penggunaan di berbagai sektor seperti tambang batu bara dan mineral yaitu nikel, emas, timah dan bauksit serta pekerjaan konstruksi. Setiap produk yang United Tractors jual tentunya telah melalui proses studi dan riset yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Etot menambahkan, Komatsu telah mengembangkan riset teknologi hybrid sejak tahun 1999. Butuh waktu hampir 10 tahun untuk mengembangkan produk excavator hybrid pertamanya ini.

Penulis : Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

Top

You cannot copy content of this page