WCD Indonesia Ajak Konten Kreator Bersihkan Sungai Ciliwung

Reading time: 2 menit
Aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung. Foto: Waste4Change

Jakarta (Greeners) – World Clean-up Day Indonesia (WCD Indonesia) bersama Mantappu Corp, baru-baru ini menyelenggarakan Aksi Bersih Sampah Sungai di Sungai Ciliwung Bogor, Jawa Barat.

Aksi ini juga bekerja sama dengan Waste4Change, Generation Foundation, Operasi Semut, Ikonik, dan beberapa konten kreator ternama Indonesia.

Aksi yang turut diikuti 127 peserta ini berhasil mengumpulkan sebanyak 1,35 ton sampah yang didominasi oleh sampah plastik sekali pakai dan tekstil.

Meski memegang peranan vital dalam sistem irigasi di Indonesia, hal ini tidak membuat Sungai Ciliwung luput dari tumpukan sampah. Ironisnya, Ciliwung kini menyandang status baru yakni sebagai salah satu sungai yang paling tercemar di Indonesia.

Selain aktivitas rumah tangga, Sungai Ciliwung juga tercemar berbagai limbah industri dan pembuangan sampah secara tidak bertanggung jawab. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sampah di Indonesia memang belum sepenuhnya terkelola dengan baik. Dari total 100 %, sekitar 35 % sampah berpotensi mencemari lingkungan, termasuk sungai dan lautan.

CEO dan Pendiri Waste4Change dan Greeneration Foundation, Mohamad Bijaksana Junerosano memaparkan, masalah sampah di Indonesia sudah sampai pada taraf mengkhawatirkan. Sehingga tidak cukup hanya sekadar membersihkan, melainkan harus mengurangi timbulan sampah yang ada.

“Yang terpenting adalah aksi bersih sungai Ciliwung seperti ini jangan kita jadikan kebiasaan. Namun, jadi salah satu motivasi untuk mengurangi sampah,” ungkap Bijaksana dalam keterangannya.

Foto bersama konten kreator usai aksi bersih sungai. Foto: Waste4Change

Peduli Sungai Ciliwung

Leader World Clean-up Day Indonesia Andy Bahari juga mengatakan, walau bukan solusi jangka panjang, aksi bersih sampah ia harapkan mampu memantik kesadaran masyarakat. Baik pengelolaan sampah dan hal terkecil seperti buang sampah pada tempatnya.

“Oleh karena itu, saya dan tim WCD Indonesia mengajak masyarakat untuk dapat mulai mengurangi sampah yang kita hasilkan dan bersama-sama mencegah sampah mencemari lingkungan.” katanya.

Seluruh sampah yang terkumpul pada aksi ini akan Waste4Change kelola secara bertanggung jawab. Material daur ulang sampah akan dikelola oleh Rumah Pemulihan Material Waste4Change. Sedangkan material residu akan mereka olah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF).

Sejumlah konten kreator juga turut serta dalam aksi bersih-bersih Ciliwung bersama World Clean-up Day Indonesia. Yakni Leonardo Edwin, Turah Parthayana, Jehian Sijabat, Dennis Kho, Erika Richardo, Vania Herlambang, Rian Farhadi, hingga Pandawara Group.

Harapannya aksi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda. Terutama tentang persoalan sampah yang tidak hanya terbatas pada perilaku membuang sampah, tapi juga peran aktif memastikan sampah tidak mencemari lingkungan.

Selain membersihkan sampah, diskusi mengenai aksi penyelamatan lingkungan juga WCD Indonesia, Waste4Change, Greeneration Foundation gelar bersama para konten kreator.

Penulis: Zahra Shafira

Editor : Ari Rikin

Top

You cannot copy content of this page