Kemenkes Pastikan Tidak Ada Virus Zika di Indonesia

Reading time: < 1 menit
Ilustrasi: pixabay.com

Jakarta (Greeners) – Kementerian Kesehatan menyampaikan klarifikasi terkait rumor kematian Inka Wardhana, pimpinan Louis Vuitton Indonesia. Pihak Kemenkes menyatakan bahwa kematian Inka bukan disebabkan oleh virus Zika.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan bahwa perlu diketahui saat ini konfirmasi pemeriksaan virus Zika hanya bisa dilakukan di laboratiorium tertentu, yaitu Balitbangkes Kemenkes dan Lembaga Biomolekuler Eijkman.

“Sepanjang tahun 2016, tidak ada laporan hasil konfirmasi virus Zika dari kedua laboratorium tersebut,” tegasnya seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima oleh Greeners, Jakarta, Sabtu (30/01).

Selain itu, Kemenkes juga tetap mengimbau masyarakat agar dapat turut aktif melakukan pencegahan kemungkinan tertularnya virus Zika dengan menghindari gigitan nyamuk Aedes Aegypti, khususnya pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M (menguras, menutup, mengubur). Masyarakat juga diminta untuk ikut melakukan pengawasan jentik nyamuk dan meningkatkan daya tahan tubuh melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

Virus Zika sendiri adalah turunan atau keluarga dari Demam Berdarah Dengue (DBD). Gejalanya serupa namun lebih ringan karena tidak menyebabkan pendarahan seperti DBD. Pendarahan pada kasus DBD cenderung berakhir pada kematian, sedangkan Zika tidak cepat menyebabkan kematian, hanya kecacatan.

“Di musim hujan, virus ini memang perlu diwaspai. Biasanya penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan selalu meningkat kasusnya pada pertengahan musim penghujan sekitar Januari sampai Februari,” tandasnya.

Penulis: Danny Kosasih

Top