Menangkap Sampah Menyalurkan Solusi Lewat Kampung 3R

Reading time: 2 menit

Jakarta (Greeners) – Tong! Tang! Teng! Tung! Tang! Teng! bam! bam! Suara dentuman perkusi dari tong bekas menggema ke seluruh gedung pameran Pekan Lingkungan Indonesia (PLI) 2012.

Dengan asik Ismail memukul alat perkusi daur ulang milik kelompok musik Sirkus Perkusi dalam “Workshop Bunyi” yang digelar Kampung 3R. Ismail adalah salah satu dari lima puluh murid SDN 15 Karet Tengsin Jakarta Pusat yang diundang untuk hadir mengikuti edukasi mengenai sampah di area Kampung 3R PLI 2012.

Workshop Bunyi bertujuan untuk memberikan ruang bermain yang sehat bagi anak-anak SD sekaligus ajang edukasi mengenai pemilahan sampah. “Kepolosan energi anak adalah Modal Akal utama yang akan menumbuhkan Rasa melalui proses yang menyenangkan” jelas Edi Bonetski selaku kordinator dari Sirkus Perkusi. “Sehingga mereka dengan secara mudah menyerap informasi yang kami coba sampaikan” tambahnya.

Sejak tanggal 14 – 17 Juni , Kampung 3R digelar dalam rangkaian PLI 2012 untuk melakukan monitoring pemilahan sampah serta memberikan edukasi kepada pengunjung PLI 2012 dalam hal pemilahan sampah di sumbernya. Kerjasama antara Greeners Magazine (greenersmagz.com) , Kementerian Lingkungan Hidup dan PT Indonesia Power ini telah dilakukan untuk yang kedua kalinya dalam rangkaian Pekan Lingkungan Indonesia.

Chief Editor Greenersmagz.com Syaiful Rochman mengatakan bahwa Kampung 3R adalah salah satu aksi nyata dari Greeners Magazine sebagai media lingkungan hidup. “Dalam penanganan masalah lingkungan hidup, utamanya adalah perubahan prilaku dengan aksi nyata. Ini adalah salah satu bukti kami sebagai media yang juga aktif turun ke lapangan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat” jelasnya

Dalam pelaksanaan kali ini, Kampung 3R dibantu oleh 15 orang relawan dari Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI DEPPERIN) yang secara aktif memandu pengunjung untuk memilah sampah di area PLI 2012. Risky Anggun Kurnia mengatakan bahwa dirinya yang baru pertama kali menjadi relawan Kampung 3R sangat terkejut ketika melihat respon pengujung waktu diajak memilah sampah. “Ada yang sangat antusias mendukung program ini tapi ada juga yang hanya memandang sebelah mata dan berlalu begitu saja” ujarnya sambil tersenyum.

Dalam waktu 4 hari selama pelaksanaan PLI 2012 total sampah terpilah yang berhasil ‘ditangkap’ oleh tim Kampung 3R adalah 81,3 kg sampah Organik , 60,5 kg sampah plastik (campuran), 4,9 kg styrofoam, 0,6 kg sampah logam, 69,3 kg sampah kertas serta 1,4 kg sampah kaca. Seluruh sampah terpilah diatas telah disalurkan kepada Bank Sampah di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI. (G08)

Top
You cannot copy content of this page