Puncak KAA Ke-60, Bandung Lebih Bersih dan Nyaman

Reading time: 2 menit
Suasana jalan Veteran terlihat kosong. Pada hari-hari biasa, jalanan ini padat dengan orang dan kendaraan. Foto diambil beberapa saat sebelum pelaksanaan acara puncak KAA ke-60, Jumat (24/04). Foto: greeners.co/Rifki Abdul Fahmi

Bandung (Greeners) – Puncak peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 di Kota Bandung pada Jumat (24/04), membuat sebagian besar wilayah kota Bandung nampak lebih nyaman. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya instruksi Walikota Bandung yang meliburkan sebagian besar aktifitas warga Kota Bandung.

Dari pantauan Greeners pagi tadi, sekitar pukul 07.00 hingga pukul 09.00, sebagian besar jalan protokol di Kota Bandung nampak lebih lengang dari biasanya. Jalan Soekarno-Hatta, Sindanglaya, Cicaheum dan PPH Mustofa yang biasanya padat oleh kendaraan di pagi hari nampak lancar.

Selain lalu lintas yang lebih lancar dan lenggang, kondisi kota pun jauh lebih bersih. Sampah-sampah yang biasa menggunung di pinggiran jalan tidak ditemukan. Udara pun jauh lebih segar karena tidak ada polusi dari kendaraan yang biasa memenuhi jalanan kota Bandung di pagi hari.

Diliburkannya sekolah dan perkantoran pada perayaan puncak KAA ke-60 di Bandung, warga berolahraga di lapangan Gasibu. Foto: greeners.co/Rifki Abdul Fahmi

Diliburkannya sekolah dan perkantoran pada perayaan puncak KAA ke-60 di Bandung, warga berolahraga di lapangan Gasibu. Foto: greeners.co/Rifki Abdul Fahmi

Lowongnya jalan ini dimanfaatkan sebagian besar warga untuk berolahraga. Lapangan Gasibu yang berlokasi tepat diseberang Gedung Sate terlihat ramai oleh warga yang berolahraga. Selain itu, Jalan Dago yang merupakan rute favorit pesepeda, dipenuhi warga yang bersepeda untuk menikmati segarnya udara dan pemandangan Kota Bandung.

“Mumpung lagi ada libur ya manfaatin aja deh buat olahraga, soalnya langka juga dapet libur kayak begini,” ungkap Ari, salah seorang warga yang tengah berolahraga di Lapangan Gasibu.

Mengenai penanganan sampah, Direktur PD Kebersihan Kota Bandung, Cece Iskandar yang dihubungi melalui telepon, mengatakan, diperkirakan terjadi peningkatan volume sampah karena banyaknya pengunjung yang ingin menyaksikan napak tilas atau historical walk para pemimpin negara dan delegasi peserta Konferensi Asia Afrika ke-60.

“Diperkirakan ada 20 sampai 30 kubik sampah di Jalan Braga karena di sana terjadi penumpukan pengunjung. Mudah-mudahan tempat sampah portabel yang ditempatkan di sana tidak hilang” pungkasnya.

Penulis: RA/G11

Top