Berpose di Atas Bangku, Berujung Ngepel Trotoar Braga

Reading time: 2 menit
Fadillah Simeray memohon maaf telah berpose dengan berdiri di atas bangku yang merupakan fasilitas umum. Foto: instagram fadil.simeray

Bandung (Greeners) – Menyambut peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-60 yang di helat tanggal 24 April lalu, Kota Bandung bersolek diri dengan melakukan berbagai perbaikan fasilitas umum demi memanjakan delegasi yang hadir dan juga warga Bandung. Walikota Bandung, Ridwan Kamil, yang juga berlatar belakang arsitek, menyulap kawasan Jl. Asia Afrika, Cikapundung dan Braga menjadi kawasan yang memesona nan romantis.

Namun sayang, masih saja ada aksi nakal warga yang membuat beberapa fasilitas yang baru dibenahi tersebut menjadi rusak, mulai dari bangku taman yang patah hingga monumen Bola Dunia Asia-Afrika yang diresmikan Presiden Joko Widodo pun ikut rusak.

Fadillah Simeray, sosok pria yang diketahui sebagai musisi rock ini mendadak terkenal ketika dia mengunggah foto di akun instagramnya @fadil.simeray. Pasalnya, ia berpose di atas sebuah bangku taman di Jalan Braga beberapa hari sebelum puncak peringatan KAA yang ke-60. Tak pelak, fotonya menjadi perbincangan hangat warga kota Bandung hingga Sang Walikota, Ridwan Kamil.

“Sesudah KAA banyak berita tentang kursi-kursi yang rusak sama fasilitas yang rusak. Mungkin istilahnya ini kena imbasnya dan memang posisinya saya salah berdiri di atas bangku,” ujar Fadil seusai bertemu Ridwan Kamil di Pendopo Bandung, Jumat (1/05).

Ini surat permintaan maaf Fadillah Simeray yang ditujukan kepada seluruh warga Bandung. Foto: instagram fadil.simeray

Ini surat permintaan maaf Fadillah Simeray yang ditujukan kepada seluruh warga Bandung. Foto: instagram fadil.simeray

Menyadari kesalahannya, Fadil pun menerima hukuman yang diberikan Walikota Bandung, mulai dari push up sebanyak 60 Kali, membuat postingan tentang kecintaanya terhadap Kota Bandung selama 30 hari, hingga mengepel trotoar di Jalan Braga.

Aksi “ngepel” Jalan Braga ini ternyata mengundang warga sekitar untuk turut membantu. “Kebetulan ternyata banyak yang minat, jadi kita jadikan aksi solidaritas di Bandung. Kayaknya sih ramai, soalnya dikasih bonus foto sama pak Wali,” ujar Ridwan Kamil.

Dari kejadian ini, Ridwan Kamil berharap kecintaan dan tanggung jawab warga Bandung terhadap fasilitas umum yang ada di Kota Bandung semakin tinggi, sehingga kota tersebut menjadi lebih rapih, nyaman dan tetap indah.

Selain Fadil, ada juga Kusnadi, seorang fotografer yang kedapatan menginjak bangku taman saat acara Asian-African Carnaval berlangsung beberapa waktu lalu. Sama halnya dengan Fadil, Kusnadi pun mengakui kesalahannya dan menerima sanksi yang diberikan.

Penuli: RA/G11

Top
You cannot copy content of this page