Kaktus Koboi, Tanaman Tropis Bernilai Ekonomi Tinggi

Reading time: 3 menit
Jika kaktus ini semakin tinggi harganya mencapai jutaan rupiah. Foto: Shutterstock

Akhir-akhir ini, minat masyarakat untuk memelihara tanaman hias semakin meningkat. Tak ayal, bermunculan berbagai jenis tumbuhan hias yang cocok ditempatkan di dalam maupun luar ruangan. Contohnya seperti kaktus koboi atau Cereus repandus.

Spesies C. repandus merupakan salah satu kelompok kaktus kolumnar yang memiliki batang tegak dan menjulang. Tanaman ini tergolong cukup kuat sebab tahan terhadap cuaca panas.

Bahkan, seperti kaktus pada umumnya, spesies C. repandus tidak perlu disiram terlalu sering serta bisa ditanam di dalam pot. Inilah yang membuat harga jualnya cukup tinggi di pasaran.

Melansir berbagai sumber, harga jual termurah berada di kisaran Rp 25.000 untuk ukuran 15 cm. Apabila ukurannya berkisar 5–10 meter, maka harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Karakteristik dan Ciri-Ciri Kaktus Koboi

Berdasarkan klasifikasinya, kaktus koboi tergabung dalam keluarga Cactaceae dan subfamili Cactoideae. Ini merupakan satu dari 33 spesies kolumnar yang temasuk dalam genus Cereus.

Genus Cereus biasanya berisikan berbagai spesies kaktus yang berasal dari Amerika Selatan. Untuk C. repandus sendiri, populasinya terbesar mulai dari Brasil, Argentina hingga Uruguay.

Kaktus ini memiliki batang silindris berwarna hijau keabu-abuan atau kebiru-biruan. Panjang batang tersebut bisa mencapai 10 meter, sedangkan diameternya hanya berkisar 10–20 cm.

Setiap batang setidaknya mempunyai 9–10 tulang rusuk. Ukuran ceruk tulang rusuk tersebut rata-rata mencapai 1 cm; dihiasi oleh jarum-jarum panjang dan halus atau tidak sama sekali.

Spesies C. repandus memiliki bunga bercorak krem yang mekar dalam waktu semalam. Buah kaktus ini berwarna ungu kemerahan atau kuning, daging dan bijinya sendiri dapat dimakan.

Cara Menanam Kaktus Koboi di Dalam Pot

Untuk Anda yang berniat menjadikan kaktus koboi sebagai ornamen rumah, kaktus tersebut dapat ditanam di dalam pot. Caranya cukup mudah, berikut langkah yang bisa dilakukan:

– Siapkan potongan kaktus

Potongan kaktus tidak perlu terlalu besar, cukup sepanjang 15 cm saja. Kemudian, keringkan kaktus tersebut sampai dengan satu minggu sebelum akhirnya Anda tanam pada media pot.

– Racik media tanamnya

Tidak jauh berbeda dengan kaktus pada umumnya, spesies C. repandus dapat ditanam pada campuran pasir Malang, arang sekam atau sekam bakar dengan perbandingan sekitar 70:30.

Agar kaktus dapat berkembang dengan sempurna, sebaiknya tambahkan pupuk dekastar. Ini sesuai diaplikasikan pada tanaman kaktus, sebab lebih bersih dan praktis dibanding kompos.

Selain itu karena terbiasa di wilayah yang kering, jangan menggunakan media tanam berupa sekam mentah. Tingkat kelembapannya tinggi sehingga tidak cocok untuk tumbuhan kaktus.

– Masukkan kaktus dan media tanam

Setelah semuanya siap masukkan racikan media tanam sebanyak tiga perempat dari volume pot. Lalu, masukkan kaktus sedalam 2–3 cm dari akar dengan posisi tegak atau diberdirikan.

Selanjutnya, penuhi pot tersebut dengan media tanam yang tersisa. Usai tertanam di dalam pot, taburi bagian permukaan tanah dengan pasir Malang agar kelembapannya tetap terjaga

Kaktus koboi tidak perlu terlalu sering disiram. Penyiraman pertama dilaksanakan seminggu setelah proses tanam, sedangkan penyiraman berikutnya dilakukan sebanyak sebulan sekali.

Tips Merawat Tanaman Kaktus Koboi

Kutu putih adalah salah satu hama yang sering menyerang kaktus koboi. Ini bisa mengurangi kekuatan pertumbuhan tanaman, terutama terkait kemampuannya melakukan fotosintesis.

Karena itu, tumbuhan ini tidak bisa ditanam begitu saja. Walau tidak memerlukan perhatian khusus, tip-tip berikut ini terbukti efektif mencegah kematian kaktus akibat serangan hama.

  • Letakkan tanaman di area dengan sinar matahari penuh atau teduh, serta hindari lokasi-lokasi yang lembap dan sering terkena air hujan
  • Lakukan penyiraman di permukaan tanah, bukan pada bagian batang
  • Semprotkan cairan neem oil secara berkala untuk mencegah serangan hama.

Jika hama seperti kutu putih telah terlanjur menyerang batang kaktus, ada sejumlah langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kematian tumbuhan. Beberapa di antaranya ialah:

  1. Jauhkan kaktus dari tanaman yang sedang terserang hama
  2. Lakukan penyemprotan obat pembasmi kutu atau pestisida. Jika tidak ada, bisa memakai sabun pencuci piring yang dimasukkan dalam botol spray, kemudian semprot ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama
  3. Setelah disemprot, sikat perlahan batang kaktus untuk membersihkan permukaan hama
  4. Untuk menghilangkan cairan sisa sabun pencuci piring, gunakan lap kain atau tisu kering.

Taksonomi Spesies Cereus Repandus

Penulis : Yuhan al Khairi

Top

You cannot copy content of this page