Kaktus Pakis Giwang, Tanaman Hias Antimikroba

Reading time: 2 menit
Kaktus Pakis Giwang
Kaktus Pakis Giwang bermanfaat sebagai antimikroba. Foto: shutterstock.com

Kaktus Pakis Giwang atau Euphorbia millii  E. dikenal sebagai tanaman hias yang dipelihara di dalam pot, pekarangan, dan taman. Beberapa di antaranya dimanfaatkan sebagai tanaman pagar. Kaktus ini dapat ditemukan di dataran rendah sampai ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut (Purwanto, 2006). Selain sebagai tumbuhan tahunan, kaktus juga tergolong semak tegak di atas tanah dengan tinggi dapat mencapai 40 sampai 180 sentimeter.

Dalam bahasa Mandarin Kaktus Pakis Giwang disebut Thie hai tang. Ada juga yang menjuluki tanaman ini sebagai crown of thorns atau mahkota duri. Anggota tumbuhan berbunga ini juga dikenal sebagian orang sebagai tanaman hias yang mengandung getah.

Baca juga: Jamur Merang, Pangan Favorit Bergizi Tinggi

Kaktus Pakis Giwang adalah jenis tanaman yang peka terhadap cahaya pada malam hari. Cahaya bulan menjadikannya tidak mau berbunga, tetapi akan mempercepat atau memacu tumbuhnya tunas samping.

Secara morfologi, bentuk batang kaktus pakis adalah persegi dengan warna cokelat kelabu dan berduri kasar yang ujungnya runcing serta tajam. Ada dua jenis duri pada Kaktus Pakis Giwang, yaitu tunggal dan ganda.

Kaktus Pakis Giwang

Kaktus Pakis Giwang adalah jenis tanaman yang peka terhadap cahaya malam hari. Foto: shutterstock.com

Selain berdaun tunggal, kaktus ini juga bertangkai pendek, berkumpul di ujung batang, berbentuk bundar telur sungsang dengan tepi rata dan berwarna hijau. Buahnya berbentuk kotak dan menyerupai bulat kecil berwarna putih kehijauan. Sedangkan bijinya bulat kecil dan berwarna coklat (Dalimartha, 2003).

Untuk bunganya termasuk bunga majemuk dan keluar dari ketiak daun. Bentuk bunga kaktus ibarat payung dengan warna yang berbeda-beda. Corak bunganya sangat cantik, ada yang merah, oranye, hingga kuning. Tanaman ini pun berbunga sepanjang tahun.

Baca juga: Calincing, Gulma yang Berkhasiat sebagai Obat

Fungsi kaktus bagi sebagian masyarakat kerap dianggap tanaman hias saja. Namun ternyata seluruh tanaman ini dapat dijadikan obat. Kaktus Pakis Giwang memiliki manfaat sebagai antimikroba. Menurut Jurnal Analis Medika Bio Sains (2018), tumbuhan ini dapat mengobati pendarahan rahim, bisul, radang kulit bernanah (piodermi), luka bakar, dan hepatitis.

Cara pemakaian Kaktus Pakis Giwang untuk mengobati bisul dan radang kulit bernanah berdasarkan buku Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia (1992) ialah dengan melumatkan daun segarnya. Setelah itu bahan dilumatkan kemudian ditambahkan gula merah secukupnya dan ditempelkan ke tempat yang sakit.

Taksonomi Kaktus Pakis Giwang

Penulis: Sarah R. Megumi

 

Top
You cannot copy content of this page