Macan dan Harimau: Kenali Sepuluh Perbedaannya, Yuk!

Reading time: 3 menit
Perbedaan Harimau dan Macan
Greeners merangkum sepuluh perbedaan antara harimau dan macan. Foto: Shutterstock.

Dalam bahasa Inggris, macan dan harimau sama-sama disebut sebagai tiger. Inilah salah satu penyebab kedua hewan ini sering tertukar. Kira-kira, apa saja yah perbedaan kedua satwa ini?

Perbedaan Macan dan Harimau

  • Perbedaan Corak

Ketika membahas harimau, warga Indonesia biasanya mengacu pada Panthera tigris. Harimau memiliki garis-garis hitam yang menonjol pada kulitnya. Sementara itu, di Tanah Air kita mengenal beberapa jenis macan. Antara lain, macan tutul, dan sub-spesiesnya yakni macan kumbang.

  • Nama Ilmiah

Nama ilmiah harimau adalah Panthera tigris, sedangkan nama ilmiah macan tutul adalah Panthera pardus.

  • Variasi Warna antara Harimau dan Macan 

Biasanya harimau berwarna oranye. Namun, ada harimau putih dengan belang hitam. harimau putih merupakan mutasi dan sangat jarang ada di alam liar. Sedangkan macan memiliki berbagai macam warna tubuh, yaitu keemasan, coklat muda, atau hitam.

  •  Ukuran

Harimau dengan berat 300kg secara signifikan lebih kuat daripada macan yang hanya memiliki bobot 90kg. Hal ini menunjukkan pula bahwa harimau adalah yang terbesar di antara kelompok Genus Panthera, sementara macan tutul adalah yang terkecil. Namun, harimau biasanya lebih pendek. Ukuran panjangnya beda 1 kaki jika termasuk ekor.

Perbedaan harimau dan macan.

Macan kumbang adalah cabang macan tutul yang berbulu hitam. Foto: Shutterstock.

  • Berbagai Jenis Harimau dan Macan

Ada sembilan tipe harimau, yaitu harimau siberia, bengal, kaspia, cina selatan, indochina, malaya, jawa, bali dan sumatera. Semua sub-spesies ini terlihat sangat mirip, tetapi ada beberapa perbedaan mencolok dalam ukuran tubuh, ketebalan, dan warna kulitnya. Sedangkan macan memiliki delapan tipe, yaitu macan tutul afrika, india, jawa, arab, persia, amur, indochina, sri lanka. Sub-spesies Afrika paling tersebar luas dan berasal dari Maroko serta Sub-Sahara Afrika.

  • Habitat

Sebagian besar harimau ditemukan di Asia Timur dan Selatan dan tinggal di hutan yang lebat, sementara macan berasal dari berbagai daerah di Sub-Sahara Afrika, semenanjung Arab, Turki barat daya dan timur, kaki bukit Himalaya dan Asia Selatan dan sangat mudah beradaptasi dan bisa kita temukan di hutan, padang rumput, pegunungan maupun gurun.

Baca juga: Flora dan Fauna Indonesia, “Merdeka”kah dari Perubahan Iklim dan Deforestasi?

  • Mangsa

Harimau biasa berburu pada siang hari. Mangsa kesukaannya adalah rusa dan babi hutan. Harimau merupakan perenang yang lebih baik. Sementara macan tutul terkenal dengan teknik dan kecepatan berburunya, ia dapat memanjat pohon dan bisa memangsa hewan-hewan yang berada di pohon seperti burung. fauna yang biasa memangsa ketika malam ini terbantu dengan totolnya yang membuatnya terkesan berkamuflase dengan pepohonan ketika gelap, maka dari itu ia terkenal dengan serangan penyergapan ketika berburu.

  • Cara Hidup

Harimau bersifat teritorial dan meninggalkan bayang-bayang induknya setelah anak harimau sudah 2 tahun pemeliharaan untuk mencari dominasi mereka sendiri, dan biasanya siap kawin ketika berusia 5 tahun, sedangkan macan tutul hidup soliter. Ia meninggalkan orang tuanya ketika 12 sampai 18 bulan dan pada 2 sampai 3 tahun mereka mulai membesarkan anak mereka sendiri. Mereka hanya bergantung ketika berbiak atau dibesarkan.

Perbedaan Harimau dan Macan

Macan tutul ternyata lebih soliter ketimbang harimau. Foto: Shutterstock.

  •  Ciri-ciri

Tubuh berotot panjang lengkap dengan kaki yang kokoh serta ekor yang panjang dan berat menjadikan harimau sebagai hewan yang sangat kuat. Jika dibandingkan dari segi daya, harimau lebih unggul. Harimau dapat melompat setinggi 4-5 m dan melompat hingga 9 m. Sedangkan ciri-ciri macan yaitu tubuh yang ramping dengan kaki pendek, kekar, dan ekor panjang membuat mereka menjadi pemburu yang andal dan lincah.

  • Status Konservasi

Harimau terancam punah karena aktivitas manusia seperti berburu dan perburuan liar seiring dengan penggundulan hutan. Sedangkan macan tutul hampir terancam punah. Namun sub-spesies tertentu seperti yang ada di Jawa merupakan spesies yang terancam punah terutama karena hilangnya habitat alami mereka.

Mari kita rawat bumi kita supaya keseimbangan ekosistem selalu terjaga, sehingga anak-cucu kita masih bisa mengenal berbagai fauna sebagai hewan yang masih eksis, bukan habis.

Penulis: Agnes Marpaung

Editor: Ixora Devi

Top
You cannot copy content of this page