Mengenal Begonia Cane, Bunga Sayap Malaikat yang Indah

Reading time: 2 menit
Begonia ini butuh sedikit sinar matahari. Selain itu, penyiraman bisa dua kali sehari dan jaga unsur haranya. Foto: Shutterstock

Tanaman Begonia memang sangat populer di masyarakat. Banyak orang tertarik memelihara tumbuhan tersebut, sebab memiliki warna yang indah serta mudah dirawat. Salah satu jenis Begonia yang paling publik minati saat ini, ialah Begonia cane.

Begonia cane berasal dari keluarga tumbuhan Begoniaceae dan ordo Cucubitales. Jenisnya berkerabat dengan spesies Begonia rex, yang notabene-nya juga berasal dari genus Begonia.

Secara penampilan, B. cane dan B. rex sebenarnya tidak terlalu mirip. Keduanya memang memiliki daun-daun yang lebar, namun corak dari daun tersebut umumnya terlihat berbeda.

Selain warna daun, penampilan batang B. cane juga terlihat sangat unik. Tumbuhan tersebut awam kenal memiliki batang beruas-ruas, yang mana bentuknya mirip seperti pohon tebu.

Karakteristik dan Ciri-Ciri Begonia Cane

Bagi sebagian orang, Begonia cane dikenal dengan julukan sayap malaikat atau angel wing. Ini awam adopsi dari bentuk daun Begonia yang indah, yakni tampak seperti sebuah sayap.

Begonia cane adalah hasil persilangan antara Begonia aconitifolia dan Begonia coccinea. Hibridisasi ini dilakukan oleh pembibit asal California, Eva Kenworthy Grey di tahun 1926.

Tidak cuma daun, bentuk dan warna bunga B. cane juga sangat indah. Bunganya menjuntai berwarna merah muda saaat mekar, dengan bagian tengah kelopak berwarna kuning cerah.

Terlebih, aroma bunga sayap malaikat juga terbilang cukup semerbak. Karena itu, jangan heran jika banyak masyarakat memburunya sebagai tanaman hias atau ornamen rumah.

Harga tumbuhan B. cane sendiri bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Walau bukan yang termahal, permintaan akan tanaman ini terus meningkat tiap tahunnya.

Habitat dan Pemeliharaan Begonia Cane

Tanaman Begonia cane sangat populer di Amerika Selatan. Meski begitu, budidayanya telah terjadi di berbagai tempat mulai dari Eropa, Afrika, bahkan sampai ke negara-negara Asia.

Indonesia merupakan salah satu sentral pembudidayaan tumbuhan ini. Ia dapat berbiak di hampir seluruh wilayah, termasuk negara beriklim tropis, subtropis, bahkan beriklim dingin.

Mereka bisa kita tanam di dalam ruangan atau luar. Tumbuhan ini membutuhkan pancaran sinar secukupnya, sehingga tidak perlu meletakkannya langsung di bawah teriknya panas.

Selain itu, tumbuhan Begonia cane juga tidak memerlukan asupan air terlalu banyak. Kita hanya perlu menyiramnya sebanyak dua kali sehari, yakni pada waktu pagi dan sore hari.

Namun, pastikan media tanam (tanah) tumbuhan tersebut lembap dan kaya unsur hara. Ini dapat mendukung pertumbuhan batang, serta membuat warna bunga menjadi lebih cerah.

Guna dan Manfaat Tanaman Begonia Cane

Bagi pecinta tumbuh-tumbuhan, tanaman Begonia dikenal memiliki banyak manfaat. Tidak cuma penghias, tumbuhan yang satu ini publik percaya berguna sebagai bahan makanan.

Melansir laman Direktorat KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bagian Begonia yang bisa kita konsumsi ialah batangnya. Kendati demikian, kita harus mengupas kulitnya terlebih dahulu sampai benar-benar bersih.

Selain itu, bunga Begonia cane mempunyai cita rasa yang manis dan sedikit asam. Beberapa bagian tubuhnya memang bisa kita konsumsi, bahkan dipercaya memiliki segudang manfaat.

Daun dan batang Begonia ahli gadang-gadang berguna mengobati bisul, penghilang dahak dan demam. Ini juga jamak difungsikan sebagai bumbu masakan bagi masyarakat Sunda.

Saat Begonia cane terserang jamur, menyemprotkan semprotan antihama memang efektif. Namun gunakan secukupnya, untuk menghindari terganggunya pertumbuhan tanaman.

Taksonomi Spesies Bunga Sayap Malaikat

Penulis : Yuhan al Khairi

Top