Semut Rangrang, Sifat Sosialnya Mirip Manusia

Reading time: 3 menit
semut rangrang
Semut rangrang (Oecophylla smaragdina). Foto: wikimedia commons

Semut hidup dan tersebar luas pada berbagai habitat kecuali di perairan. Hewan ini termasuk serangga sosial. Semut merupakan salah satu organisme yang dapat dijadikan model ideal untuk mengukur dan memonitor keanekaragaman hayati. Semut juga berperan baik sebagai predator atau bersimbiosis dengan tumbuhan dan berbagai organisme lain. Salah satu jenis semut yang sering ditemukan bersarang pada berbagai jenis pepohonan yaitu semut rangrang.

Semut rangrang (Oecophylla smaragdina) atau dikenal sebagai semut merah/semut penganyam dapat dijumpai di berbagai negara dari Afrika sampai Asia. Sejauh ini, sejarah mencatat bahwa orang-orang Cina yang pertama kali menemukan semut rangrang sebagai sahabat mereka di kebun jeruk, lebih dari 1000 tahun yang lalu. Semut rangrang sering dimanfaatkan dalam budidaya kroto (makanan burung peliharaan dan terkadang digunakan juga sebagai umpan untuk memancing ikan).

Semut rangrang merupakan salah satu jenis musuh alami dari hama-hama yang menyerang diperkebunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semut rangrang dapat memangsa berbagai hama misalnya kepik hijau, ulat pemakan daun, ulat pemakan buah dan kutu-kutuan pada coklat, mete, jeruk (Suhara, 2009). Jika sedang berada disekitar pohon hendaknya berhati-hati dengan kehadiran semut ini. Mereka memiliki gigitan yang menyakitkan meskipun tidak memiliki sengat.

Semut rangrang menyukai udara yang segar sehingga mereka tidak ditemukan di dalam rumah. Hal itu pula yang menyebabkan mengapa mereka tidak membuat sarang di dalam tanah melainkan pada pohon. Semut ini merajut daun-daun dengan menggunakan larva sebagai penghasil benang untuk membuat sarang.

semut rangrang

Semut rangrang membangun sarangnya dengan menganyam dedaunan menggunakan larva semut. Foto: wikimedia commons

Selain perilakunya yang khas dalam membuat sarang, tubuh semut rangrang lebih besar dan perilakunya lebih agresif daripada semut lainnya. Perkembangbiakkan semut rangrang mengalami metamorfosis yang sempurna (helometabola) yaitu dari telur, larva, pupa dan semut dewasa (imago).

Semut mempunyai sistem kasta, seperti halnya rayap dan lebah. Setiap koloni semut, tanpa kecuali, tunduk pada sistem kasta secara ketat. Sistem kasta ini terdiri atas tiga bagian besar dalam koloni. Anggota kasta pertama adalah ratu dan semut-semut jantan yang memungkinkan koloni berkembang biak.

Ratu mengemban tugas reproduksi untuk meningkatkan jumlah individu yang membentuk koloni. Dalam satu koloni bisa terdapat lebih dari satu ratu. Tubuhnya lebih besar daripada tubuh semut lain. Sedang tugas semut jantan hanyalah membuahi sang ratu. Hampir semua semut jantan ini mati setelah kawin.

Anggota kasta kedua adalah prajurit. Mereka mengemban tugas seperti membangun koloni, menemukan lingkungan baru untuk hidup, dan berburu (Yahya, 2003).

Kasta ketiga terdiri atas semut pekerja. Semua pekerja ini adalah semut betina yang steril. Mereka merawat semut induk dan bayi-bayinya, membersihkan dan memberi makan. Selain itu, semut pekerja juga bertugas membangun koridor dan serambi baru untuk sarang mereka, mencari makanan dan terus-menerus membersihkan sarang (Yahya, 2003).

Semut rangrang juga mempunyai sifat sosial yang mirip seperti manusia, antara lain pemberani karena ia berani menyerang organisme lain yang mengganggu meskipun ukuran tubuh 100 kali lebih besar dari mereka; lincah karena ia dapat berlarian ke atas dan ke bawah pohon sepanjang hari; disiplin karena semua akan berperan serta dalam kegiatan kelompok. Tak seekor semut pun yang meninggalkan kelompoknya.

Selain itu semut rangrang tergolong cerdas. Semut ini membangun sistem komunikasi di antara mereka dengan mengeluarkan aroma dan sentuhan tertentu. Dalam waktu singkat semua anggota kelompok dapat mengetahui apabila terjadi sesuatu dalam kelompoknya dan mereka akan langsung melakukan pembagian tugas apa yang harus dilakukan (Suhara, 2009). Nah, adakah dari sifat sosial semut rangrang tersebut yang mewakili diri kamu?

semut rangrang

Penulis: Sarah R. Megumi

Top
You cannot copy content of this page