Tanaman Akar Kelimpar, Lada Hitam Palsu yang Bersifat Karminatif

Reading time: 2 menit
Tanaman ini telah dimanfaatkan sejak jaman dulu sebagai bahan pengobatan herbal. Foto: Inaturalist

Tanaman akar kelimpar (Embelia ribes) dikenal juga dengan nama Embelia fruits, False black pepper, Chitra-tandula, Birang kabuli, atau Bao badang. Berasal dari famili Primulaceae yang terdiri dari 58 genus dengan sekitar 2.500 spesies tanaman berbunga.

Oleh karena itu akar kelimpar berkerabat dengan Dodecatheon hendersonii (Californian Cyclamen), Lysimachia ciliata, Samolus valerandi, dan masih banyak lagi.

Selain itu, tanaman ini telah dimanfaatkan sejak dahulu sebagai bahan obat herbal. Dalam ayurveda kuno (sistem pengobatan alami dari India), Sushruta seorang tabib India kuno menggambarkan buah tanaman ini digunakan sebagai obat cacing. Selain itu, ia merekomendasikan penggunaannya bersama dengan akar manis untuk memperkuat tubuh dan menunda penuaan dini.

Morfologi dan Ciri-ciri Umum

Akar kelimpar merupakan tanaman pemanjat yang dapat tumbuh hingga 20 meter. Daunnya berbentuk lanset dengan ukuran 3-9 x 1,5-3,5 cm. Pangkal daunnya berbentuk bundar atau runcing, ujung daun meruncing, dan panjang tangkai daun 5-20 mm.

Selain itu, bunganya majemuk dengan kuncup bunganya muncul pada ujung-ujung ranting, panjangnya mencapai 10-17 cm. Mahkota bunganya terdapat di bagian dalam dan luar dengan bulu-bulu yang pendek dan lembut serta berwarna putih.

Sementara buah tanaman ini berbentuk bulat, ukurannya kecil, berwarna merah kusam. Buah yang kering akan berwarna cokelat kemerahan dan ditandai dengan bintik-bintik hitam. Dalam kulit terluarnya terdapat biji yang diselimuti oleh selaput halus. Jika disimpan dalam waktu yang lama. Kulit terluar buahnya akan berwarna gelap. Sekilas biji ini akan terlihat seperti lada hitam.

Habitat dan Distribusi akar kelimpar

Tanaman ini dapat kita temukan mulai dari daerah pantai hingga pegunungan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Serta di area hutan ataupun tepi hutan. Tanaman akar kelimpar ditemukan pada daerah perbukitan di India, Sri Lanka, Singapura, hingga Indonesia (Jawa, Sumatra, dan Kalimantan).

Kandungan dan Manfaat

Melansir berbagai sumber, buah dari tanaman akar kelimpar bersifat karminatif, anthelmintik, alteratif dan stimulan. Oleh sebab itu, tanaman ini telah dimanfaatkan sejak jaman dulu sebagai bahan pengobatan herbal. Ekstrak biji akar kelimpar mengandung steroid, glikosida jantung, alkaloid, antrakuinon, tanin dan fenolat.

Selain untuk mengobati penyakit yang telah disebutkan sebelumnya, akar kelimpar juga mampu mengobati gangguan mental. Penyakit tumor, asites, bronkitis, penyakit kuning, penyakit jantung dan otak juga dilaporkan dapat diobati oleh ekstrak tanaman ini.

Sementara itu, suatu sumber menyatakan buah tanaman akar kelimpar sangat efektif membunuh cacing gelang, cacing pita dan cacing kremi. Ekstrak buahnya juga melemahkan efek toksik dari obat-obatan diabetes, dan meningkatkan status antioksidan.

Taksonomi Tanaman akar kelimpar

Penulis : Anisa Putri

Editor : Ari Rikin

Top