5 Buku Ini Bantu Kamu Lebih Memahami Alam

Reading time: 3 menit
Sejumlah buku ini membantu kamu mengenal alam beserta isinya. Foto: Royal Alberta Museum Shop, cowboys and astronauts, Nature Connection Guide, post bulletin, hills and hamlests book shop

Alam merupakan sesuatu hal yang paling luas yang ada di muka bumi ini. Masih banyak pelajaran dari alam yang mungkin belum pernah kita ketahui sebelumnya. Karena itu penting bagi kita manusia untuk lebih mencari tau dari berbagai sumber mengenai alam dan lingkungan, salah satunya buku.

Lima buku berikut merupakan kumpulan karya yang lahir pada tahun 2017. Kelima buku ini dapat membuat kita lebih dekat dengan alam dari berbagai aspek, mulai dari puisi, filosofi, hingga sastra anak-anak. Buku ini juga membuka pemahaman yang lebih dalam mengenai hubungan manusia dengan alam.

1. The Inner Life of Animals: Love, Grief and Compassion

Setelah sukses dengan The Hidden Life of Trees, Peter Wohlleben melanjutkan pengamatannya dan kembali menuangkan hasil pengamatan pada buku ini. Ia ingin memperkenalkan kepada pembaca pada penemuan terbarunya mengenai perilaku hewan.

The Inner Life of Animals menggambarkan, hewan-hewan di alam semesta juga memiliki emosi, kecerdasan dan perasaan. Pada bukunya, Wohlleben menceritakan tentang tikus yang menunjukkan empati, rusa berduka dan kuda merasa malu. Menurutnya kesamaan antara manusia dan hewan menegaskan bahwa kehidupan di bumi bukan hanya untuk kita manusia.

Namun karena kesamaan tersebut, pada karyanya Wohlleben mengajak pembaca untuk mengubah perilaku manusia untuk memperlakukan hewan lebih baik.

2. Devotions: The Selected Poems of Mary Oliver

Untuk Sobat Greeners yang menyukai buku kumpulan puisi, maka kamu harus membaca buku ini! Devotions merupakan karya kumpulan puisi dari penulis Amerika yang ikonik, Mary Oliver. Mengumpulkan lebih dari 200 puisi dari 50 tahun terakhir, karya Oliver banyak menceritakan tentang hubungan jiwa manusia dengan alam.

Oliver banyak menceritakan kisahnya bersentuhan dengan alam lewat interaksinya pada burung, bebatuan dan tepi sungai. Selain itu, buku ini juga menawarkan ketenangan pada pembaca dengan bahasa sederhana lewat filosofi yang Oliver hadirkan.

3. The Nature Fix: Why Nature Makes Us Happier, Healthier, and More Creative

Dari judulnya saja pasti Sobat Greeners sudah bisa menebak isi dari buku karya Florence Williams ini. Dengan gempuran perubahan iklim, urbanisasi dan perkembangan digital pada saat ini. Williams melihat manusia mengalami gangguan defisit alam.  Hal tersebut merupakan gangguan saat manusia kurang berinteraksi langsung dengan alam. Tentu hal ini menimbulkan dampak negatif dalam kesehatan mental dan fisik.

Pada karyanya ini, Williams membahas mengenai bagaimana alam dapat memberikan manusia kekuatan, meningkatkan kreativitas dan meningkatkan suasana hati. Ia juga menyebutkan interaksi dengan alam tidak hanya harus ke gunung atau ke hutan. Melainkan kita dapat menikmati taman kota atau jalur hijau kota.

4. Mozart’s Starling

Burung jalak (starling) menjadi tokoh utama dalam buku karya Lyanda Lynn Haupt ini. Mulanya burung jalak Eropa yang terkenal dalam drama Shakespeare dibawa ke Amerika Serikat oleh seorang imigran Jerman pada tahun 1890. Namun hingga saat ini burung tersebut berkembang sangat pesat mencapai 200 juta jalak Eropa hingga mengganggu spesies setempat. Berbagai tragedi seperti penyebab kecelakaan pesawat hingga merugikan petani membuat warga Amerika sangat sensitif dengan keberadaan burung jalak ini.

Mozart’s Starling menceritakan kisah Lyanda yang telah menyelamatkan dan mengadopsi burung kontroversial tersebut. Bagaimana burung jalak telah menjadi bagian dari keluarganya dan memiliki ikatan dengan dirinya. Buku ini dapat membantu pembaca untuk mengeksplorasi tentang bagaimana Lyanda berkomunikasi, musik dan rahasia dunia tentang buruk jalak.

5. The Lost Words

Karya dari Robert Macfarlane ini merupakan tanggapan atas penghapusan kata-kata yang berhubungan dengan alam pada kamus anak-anak. Sebagai penulis beberapa buku yang berfokus pada alam, Macfarlane mulai mengklaim kembali beberapa kata-kata yang hilang dari kamus.

Setiap kata yang hilang disulap dan dibawa kembali menjadi penting melalui keapikan Robert pada buku ini. Karena itu, tidak heran buku ini diakui secara luas dan memenangkan banyak nominasi. Salah satunya, pada tahun 2017 The Lost Words terpilih sebagai salah satu buku favorit Inggris sepanjang masa tentang dunia alam.

Penulis: Zahra Shafira

Sumber:

Earth Easy

Top

You cannot copy content of this page