Menelusuri Kisah Air Kali Brantas

Reading time: 3 menit
Foto: ECOTON.

Jawa Timur (Greeners) – Kali Brantas merupakan sebuah sungai terlebar dan terpanjang di Jawa Timur. Peran Kali Brantas sangat vital karena fungsinya sebagai sumber bahan baku air minum serta digunakan untuk mengairi sawah dan PLTA, diantaranya Selorejo, Sutami, Lahor, dan Sengguruh. Meskipun perannya sangat vital, Kali Brantas tak luput dari masalah pencemaran air yang sumbernya berasal dari limbah rumah tangga dan industri. Di balik masalah pencemaran ini, Kali Brantas memiliki daya tarik tersembunyi untuk menjadi salah satu tujuan wisata.

Sejak tahun 2010, ECOTON, sebuah lembaga swadaya masyarakat, mengembangkan ekowisata Brantas Hulu-Hilir bersama masyarakat lokal. Inti dari kegiatan ekowisata ini adalah menggali kisah air dan Kali Brantas, dan tentu saja berkaitan juga dengan kisah-kisah lainnya seperti hutan dan budaya masyarakat lokal.

Saat ini, ada 3 lokasi tujuan Wisata Brantas. Tujuan pertama adalah Desa Bendosari yang terletak di kabupaten Malang. Dengan 56 mata air yang terdapat di desa ini, pengunjung dapat dengan puas mengeksplorasi kisah tentang air. Suasana semakin sejuk dengan suguhan indahnya pemandangan hutan dan kebun para petani di lereng Gunung Kawi.

Foto: ECOTON.

Foto: ECOTON.

Tak hanya menikmati keindahan pemandangan alam, pengunjung juga bisa melakukan beberapa kegiatan seru, seperti trekking menyusuri sembilan mata air dan bermain di Air Terjun Coban Sewu, memerah susu sapi dan belajar tentang biogas dari pemanfaatan limbah kotoran sapi, serta belajar tentang pemanfaatan air untuk pembangkit listrik mikrohidro. Jika berkunjung di musim panen apel, pengunjung bisa menikmati segarnya buah apel malang yang dipetik sendiri langsung dari pohonnya.

Tujuan kedua Wisata Brantas adalah Wonosalam, kabupaten Jombang. Letaknya yang berada di lereng Gunung Anjasmoro membuat udara di Wonosalam sangat sejuk dan segar. Lokasi yang jaraknya tidak jauh dari Malang ini, hanya sekitar 1,5 jam waktu tempuh perjalanan, menawarkan kegiatan interaktif dengan masyarakat lokal.

 

Top
You cannot copy content of this page