Mentari Novel Contohkan Peduli Lingkungan dari Hal Kecil

Reading time: 2 menit
Mentari Novel Putri
Mentari Novel Putri contohkan peduli lingkungan dari hal kecil. Foto: www.greeners.co/Ridho Pambudi

Jakarta (Greeners) – Pengelolaan sampah yang kurang optimal mengakibatkan penumpukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) meningkat. Hal ini membuat Mentari Novel Putri, salah satu nominator 7 besar Miss Indonesia 2015, merasa perlu bergerak mulai dari diri sendiri. Ia menceritakan pengalamannya kepada Greeners, di Jakarta Selatan, Sabtu kemarin.

Menurut Mentari, harus ada kesadaran terhadap permasalahan sampah mulai dari hal yang paling kecil seperti membuang sampah pada tempatnya. Hal itu bukan sesuatu yang sulit karena masyarakat sudah diajarkan sejak kecil. “Namun itu pun tidak dilakukan oleh semua orang. Kita bisa lihat masih banyak sampah di jalan raya, sungai, dan sebagainya. Masyarakat masih tidak peduli dengan masalah sampah,” ucap Mentari.

Baca juga: Awkarin and Friends Lakukan Aksi Bersihkan Sampah Sisa Demo Mahasiswa

Mentari mengatakan, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab suatu instansi, melainkan melibatkan seluruh masyarakat. “Kalau masyarakat hanya mengandalkan Dinas Kebersihan saja tidak akan menyelesaikan masalah sampah. Harus seluruhnya bergerak dan sadar akan bahayanya,” ujarnya.

Mentari Novel Putri

Mentari Novel Putri saat menghadiri premiere film “Jeritan Malam” di Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Desember 2019. Foto: www.greeners.co/Ridho Pambudi

Kini, artis sekaligus penyanyi ini tengah disibukkan dengan web series youtube berjudul “Cerita Pulang Sekolah” dan beberapa judul film lainnya. Ia juga berperan sebagai Alika di film “Single Part 2” karya Raditya Dika. Meskipun begitu, Mentari juga melakukan hal sederhana untuk lingkungan. “Aku mulai mengurangi plastik dengan membawa tumbler, mengurangi sedotan, dan menolak menggunakan plastik bila berbelanja di supermarket ataupun di luar supermarket.”

Ia juga menuturkan pengalaman yang membuatnya sebal. “Saat aku melihat orang membuang sampah sembarangan dengan seenaknya, rasanya kesal. Akhirnya aku mengambil sampah tadi, aku buang ke tempat sampah di depan pembuangnya,” ucapnya.

Baca juga: Wulan Guritno Bertapa di Taman Nasional Tesso Nilo

Selain peka terhadap masalah lingkungan, kata dia, jauh lebih penting memahami bahwa manusia berdampingan dengan alam dan lingkungan. Dengan membuang sampah pada tempatnya, memilah, dan memanfaatkan kembali akan menumbuhkan kesadaran dalam diri.

“Kalau kita sudah tau itu ngga baik untuk lingkungan atau untuk alam ya sudah jangan dilakukan. Kita lakukan dahulu yang simpel dalam menjaga lingkungan, kalau memang benar yang sudah kita lakukan  tinggal mengikuti saja,” kata Mentari.

Penulis : Ridho Pambudi

Top
You cannot copy content of this page