Pemanis Alami ini Cocok untuk Berbuka Puasa

Reading time: 2 menit
pemanis alami
Tanaman Stevia dan hasil olahannya berupa bubuk. Foto : Shutterstock

Siapa yang tidak suka dengan gula? Rasanya yang manis mampu meningkatkan cita rasa pada setiap makanan ataupun minuman. Maka jangan heran jika makanan dan minuman manis selalu menjadi menu primadona, terutama pada saat berbuka puasa.

Tapi tahukah Sobat Greeners, bahwa di balik rasanya yang manis, tidak baik bagi kita untuk mengonsumsi gula dalam jumlah yang berlebihan? Merujuk pada situs Healthline, mengonsumsi gula secara berlebihan dapat memicu terjadinya kenaikan kadar gula darah, obesitas, demensia, hingga kanker.  Namun Sobat Greeners jangan cemas dulu, ternyata masih ada lho pemanis alami lainnya yang dapat kita gunakan sebagai bahan pengganti gula.

Meskipun tidak terbuat dari tebu atau kelapa seperti gula pada umumnya, pemanis alami juga memiliki rasa manis yang legit kok, sehingga cocok untuk kita konsumsi saat berbuka puasa. Walaupun sama-sama manis seperti gula biasa, pemanis non-gula jauh lebih aman bagi gula darah karena memiliki kandungan kalori dan kadar fruktosa yang rendah.

Daripada penasaran, yuk kita intip apa saja jenis pemanis alami non-gula yang dapat Sobat Greeners coba untuk berbuka puasa nanti!

1. Stevia

Stevia merupakan salah satu pemanis yang sangat populer. Pemanis stevia berasal dari tanaman Stevia rebaudiana, tanaman obat yang begitu populer di Amerika Selatan. Stevia memiliki rasa yang sangat manis karena mengandung senyawa stevioside dan rebaudiose. Meski memiliki rasa yang begitu manis, pemanis yang satu ini hampir tidak memiliki kandungan kalori. Maka dari itu, stevia merupakan salah satu pemanis yang ramah bagi para penderita diabetes.

2. Erythritol

Erythritol merupakan pemanis alami yang terbuat dari alkohol gula, dan alkohol gula tersebut merupakan hasil dari pemrosesan buah-buahan tertentu. Sebuah riset yang dilakukan oleh TNO Nutrition and Food Research Institute Belanda menunjukkan bahwa erythritol tidak akan meningkatkan kadar gula darah atau kadar insulin, karena erythritol hanya mengandung 0.24 kalori dalam setiap gramnya.

Tapi perlu kita ketahui bahwa erythritol dapat menyebabkan masalah pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan dalam satu waktu.

3. Xylitol

Hampir mirip dengan eryhtritol, xylitol merupakan pemanis alami yang terbuat dari alkohol gula. Kandungan xylitol juga dapat kita temukan secara alami pada sayuran dan buah-buahan. Pemanis alami yang satu ini memiliki kandungan kalori yang rendah, yaitu sekitar 2,4 kalori per gram. Xylitol aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak akan meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, rutin mengonsumsi xylitol juga terbukti dapat mencegah terjadinya kerusakan pada gigi.

4. Sirup Yacon

Sirup yacon merupakan pemanis alami yang berasal dari ekstrak akar tanaman yacon (Smallanthus sonchifolius). Yakon sendiri merupakan tanaman yang berasal dari Andes, Amerika Selatan. Yacon memiliki rasa yang begitu manis dan kaya akan kandungan fructooligosaccharides yang berfungsi sebagai sumber makanan bagi bakteri baik di usus. Selain memiliki rasa yang enak, pemanis alami yang satu ini memiliki jumlah serat larut yang tinggi dan dapat mencegah kita dari sembelit.

Penulis : Anggi R. Firdhani

BACA JUGA : Mengenal Bahaya Sembelit: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

BACA JUGA :  20 Makanan untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Top
You cannot copy content of this page