Perkenalkan, Tujuh Eco-Fashion Label

Reading time: 2 menit
Sumber: www.elle.com

Gerakan eco-fashion sedikit demi-sedikit mulai merasuki industri mode yang terus bergerak dinamis. Di tengah gempuran fast fashion, muncul perancang dan label yang mau mengalahkan keegoisan mereka untuk kembali menghargai alam dan manusia. Seperti dilansir dari situs elle.com, berikut ini sejumlah label yang mengambil jalur eco-fashion:

1. SVILU
SVILU memiliki konsep busana santai dengan bahan yang nyaman, warna yang romantis dan detail yang cantik. Penggagas SVILU, Britt Cosgrove dan Marina Polo memiliki keseriusan untuk berkontribusi pada estetika fesyen di masa depan.

Dalam menjalankan perannya di dunia fesyen, SVILU menggunakan bahan organik dan diproduksi secara lokal. Selain itu, label ini pernah masuk dalam kategori CFDA/Lexus Eco Fashion Challenge di tahun 2013, sebuah acara yang cukup berpengaruh bagi label busana yang mengusung keberlanjutan.

2. KOWTOW
Bagi perempuan yang menyukai potongan busana yang sederhana, KOWTOW bisa jadi jawabannya. Tampilan yang sederhana dengan beragam warna dan kain yang mudah diatur tidak hanya menjadi kekuatannya pada trend musim ini. KOWTOW menggunakan 100% bahan organik dan mengedepankan fair trade dalam proses pembuatannya.

KOWTOW pun membuka secara jelas proses pembuatan barang-barang produksinya yang disebut dengan “benih untuk garmen” dalam situs resmi mereka.

3. Freedom of Animals
Freedom of Animals salah satu label aksesori yang menggunakan bahan kulit sintetis dengan memanfaatkan bahan-bahan yang didaur ulang seperti botol air kemasan. Selain itu, label ini menggunakan katun organik yang dalam prosesnya dipercaya dapat mengurangi 70% penggunaan energi. Namun, hasilnya tak kalah menarik dari aksesori dengan kulit asli.

Tidak hanya menghasilkan tas jinjing wanita yang cantik, namun juga tas ransel yang kuat untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

4. H&M Conscious Collection
Belum lama ini, H&M mengajukan diri menjadi label yang peduli terhadap lingkungan hidup. Label yang sudah eksis dengan fast fashion ini pun mengubah haluannya untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap bumi. Meski demikian, retailer busana asal Swedia ini tetap berkomitmen untuk menghasilkan produk busana yang nyaman dan terjangkau.

Top

You cannot copy content of this page