Fabula, Alternatif Material Bangunan dari Sisa Makanan

Reading time: 2 menit
Material dari sisa makanan ini diklaim lebih kuat 4 kali lipat dari beton biasa. Foto: Material District, 3dayssofdesign

Sebuah startup asal Jepang mengembangkan material bangunan yang berasal dari sampah sisa makanan bernama Fabula. CEO dari Fabula, Kota Machida membuat inovasi ini saat ia masih menjadi mahasiswa di Universitas Tokyo.

Menurut Machida, limbah sisa makanan baik dari industri dan rumah tangga sangat membebani lingkungan. Pada sisi lain, penggunaan beton juga bertanggung jawab atas sebagian besar emisi CO2 global.

Oleh karena itu, Machida dan beberapa rekannya menciptakan Fabula sebagai alternatif ‘semen’ atau bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan. Dalam proses produksinya, mula-mula mereka mengumpulkan sisa makanan mulai dari ampas kopi, sayuran, hingga kulit buah-buahan. Selanjutnya, sisa makanan mereka keringkan dan haluskan hingga menjadi bubuk.

Bubuk sisa makanan lalu mereka campur dengan air dan bumbu. Kemudian campuran bahan tersebut mereka bentuk menggunakan mesin kompresi panas yang biasa digunakan untuk membuat material konstruksi dari serbuk kayu.

Fabula Lebih Kuat Empat Kali Lipat dari Beton Biasa

Meski terbuat dari bahan makanan sisa, kekuatan dan manfaat Fabula setara bahkan melebihi dari beton biasanya. Machida menyebut, produk keunggulan mereka adalah beton dari sisa sawi putih atau kubis China yang mampu menahan beban 30 kg. Namun, kompresi dari berbagai sisa makanan juga memiliki hasil kekuatan dan kelenturan yang berbeda-beda, tergantung dari sampah makanan yang akan mereka olah.

“Ketika daun sawi putih kita gunakan, kekuatan lentur material tersebut dapat 4 kali lipat lebih kuat dari beton biasa,” ucap Machida.

Selain lebih kuat dari beton, Fabula juga dapat dibuat dalam berbagai warna, tekstur, dan aroma tergantung pada jenis sisa makanan. Machida juga menyediakan Fabula dalam beberapa bentuk lainnya, seperti ornamen, dan beberapa furnitur seperti peralatan makan dan tatakan gelas.

Menariknya, karena bahan bakunya terbuat dari makanan, Fabula masih bisa kamu makan karena tidak ada perekat yang mereka tambahkan. Saat ini Fabula terus mengembangkan eksperimen mereka untuk mencampur berbagai jenis limbah makanan untuk meningkatkan kekuatan material yang mereka ciptakan. Seperti campuran labu dan kubis yang dapat membuat material lebih kuat dua kali lipat dari beton biasa.

Penulis: Zahra Shafira

Sumber:

Material District

J Stories

Top

You cannot copy content of this page